Kabarminang – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara yang memburuk akibat potensi kabut asap dan cuaca panas. Berdasarkan hasil pemantauan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Dharmasraya mencapai angka 114 atau masuk kategori tidak sehat pada Sabtu, 12 September 2026.
Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta lebih memperhatikan kesehatan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengimbau warga menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan udara yang kurang baik.
Imbauan tersebut disampaikan Pemkab Dharmasraya melalui edukasi kepada masyarakat terkait antisipasi kabut asap dan cuaca panas ekstrem. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, khususnya ketika kondisi udara semakin memburuk.
Selain penggunaan masker, masyarakat diingatkan untuk menjaga kecukupan cairan selama cuaca panas. Paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko dehidrasi, sehingga warga dianjurkan memperbanyak minum air putih dan menghindari aktivitas berat di bawah terik matahari.
Kelompok masyarakat yang lebih rentan juga perlu mendapat perhatian lebih. Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit tertentu diimbau tidak melakukan aktivitas berat di luar ruangan ketika kondisi udara dan cuaca tidak mendukung.
Pemkab Dharmasraya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara terbuka. Aktivitas pembakaran sampah maupun lahan berpotensi memperburuk kualitas udara, terlebih ketika kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan risiko penyebaran asap.
Warga Diminta Kenali Gejala Gangguan Kesehatan
Masyarakat juga diminta segera memperhatikan kondisi tubuh apabila mengalami keluhan selama periode kualitas udara buruk. Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai antara lain sesak napas, batuk yang tidak sembuh, mata perih atau berair, pusing berat, serta demam yang disertai dehidrasi.
Apabila mengalami keluhan tersebut, masyarakat dianjurkan segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Langkah tersebut penting terutama bagi kelompok rentan yang berpotensi mengalami dampak lebih besar akibat paparan polusi udara.
Pemkab Dharmasraya mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan kualitas lingkungan selama kondisi kabut asap serta cuaca panas berlangsung. Kesadaran masyarakat untuk mengurangi sumber polusi dan melindungi diri dinilai penting untuk mencegah dampak kesehatan yang lebih luas.
Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dan imbauan resmi pemerintah. Dengan kewaspadaan bersama, dampak kondisi udara tidak sehat diharapkan dapat diminimalkan.















