Kabarminang – Kabut asap masih menyelimuti wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (11/9/2026) pagi. Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat.
Berdasarkan pemantauan IQAir pada pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Padang mencapai 174 atau masuk kategori tidak sehat.
Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 88,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Sementara konsentrasi PM10 tercatat 85,3 µg/m³.
IQAir juga mencatat konsentrasi PM2.5 tersebut mencapai 17,8 kali nilai panduan tahunan PM2.5 WHO.
Pada saat pemantauan, suhu udara di Kota Padang berada di angka 26 derajat Celsius, dengan kecepatan angin sekitar 9 kilometer per jam dan kelembapan mencapai 84 persen.
Kondisi kabut asap yang masih terlihat pada pagi hari membuat jarak pandang di sejumlah kawasan tampak berkabut. Situasi ini menambah perhatian terhadap kondisi kualitas udara di Kota Padang.
Berdasarkan prakiraan IQAir, kualitas udara diperkirakan berangsur membaik sepanjang Jumat pagi. AQI diprakirakan berada di angka 166 pada pukul 08.00 WIB, kemudian 158 pada pukul 09.00 WIB, 150 pada pukul 10.00 WIB, dan 142 pada pukul 11.00 WIB.
Namun, kualitas udara diperkirakan kembali berada pada kategori yang perlu diwaspadai pada beberapa hari berikutnya. Prakiraan IQAir menunjukkan AQI harian sebesar 89 pada Jumat, 125 pada Sabtu, dan 114 pada Minggu.
Data tersebut menunjukkan kondisi udara di Padang masih mengalami fluktuasi, sementara kabut asap masih menyelimuti kota pada Jumat pagi.
















