Kabarminang – Kota Padang, Sumatera Barat, masih diselimuti kabut asap pada Kamis (10/9/2026) pagi. Kondisi tersebut sejalan dengan kualitas udara yang terpantau berada dalam kategori tidak sehat.
Berdasarkan data IQAir yang diakses pada pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara atau AQI di Padang mencapai 197. Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi 121,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Data IQAir juga menunjukkan konsentrasi PM10 mencapai 119,8 µg/m³. Sementara itu, konsentrasi ozon (O₃) tercatat 26,4 µg/m³ dan nitrogen dioksida (NO₂) 54,4 µg/m³.
Pada saat pengukuran, suhu udara di Padang tercatat 25 derajat Celsius, dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam dan kelembapan udara mencapai 87 persen.
IQAir juga mencatat konsentrasi PM2.5 di Padang saat itu mencapai 24,3 kali nilai panduan tahunan PM2.5 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Data yang ditampilkan IQAir tersebut berasal dari satu stasiun pemantauan milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia.
Sementara itu, prakiraan kualitas udara IQAir menunjukkan indeks harian Padang diperkirakan berada pada angka 90 pada Kamis, 86 pada Jumat, dan 101 pada Sabtu.
Dalam rekomendasi kesehatannya, IQAir menyarankan masyarakat menghindari aktivitas olahraga di luar ruangan ketika kondisi udara buruk.
Kondisi kualitas udara tersebut menjadi perhatian di tengah Kota Padang yang masih tampak diselimuti asap pada pagi har
















