Sabtu, Oktober 24, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

Kualitas Udara Padang Capai Level Berbahaya, Pengamat Minta Pemerintah Prediksi Pergerakan Asap

Mengki Kurniawan
Rabu, 09 September 2026 | 17:00
in Kabar Sumbar
Pemko membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap di Kota Padang, Senin (7/9/2026).

Pemko membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap di Kota Padang, Senin (7/9/2026).

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Kualitas udara di Kota Padang memburuk hingga mencapai kategori berbahaya pada Rabu (9/9/2026). Berdasarkan pemantauan IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai angka 586 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 368,6 mikrogram per meter kubik.

Praktisi Sistem Informasi Geografis (GIS) sekaligus pengamat kebencanaan dan tata ruang, Timtim Deby Purnasebta, menilai kondisi tersebut menunjukkan ancaman kabut asap di Sumatera Barat kini tidak lagi hanya berdampak pada jarak pandang, tetapi telah membahayakan kesehatan masyarakat.

Merespons lonjakan polusi udara tersebut, Pemerintah Kota Padang mengalihkan pembelajaran tatap muka untuk jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP menjadi pembelajaran daring guna melindungi siswa dari paparan polutan.

Timtim mengatakan, pergerakan kabut asap tidak mengenal batas administratif antarkabupaten maupun antarprovinsi.

“Polutan asap bergerak mengikuti dinamika atmosfer seperti arah angin, kelembapan, topografi, dan stabilitas udara, sehingga batas wilayah di peta tidak bisa menghentikan laju pencemaran,” ujar Timtim, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, sumber kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan pencemaran udara tidak selalu berasal dari wilayah Sumatera Barat.

“Wilayah yang jauh seperti Jambi atau Sumatera Selatan dapat secara drastis menjadi dekat secara risiko apabila pergerakan angin membawa polutan ke arah Sumatera Barat,” tuturnya.

Menurut Timtim, pemantauan titik panas atau hotspot saja tidak cukup untuk memastikan sumber pencemaran udara yang melanda suatu daerah.

“Keberadaan hotspot tidak selalu identik dengan kebakaran aktif, sehingga kita membutuhkan analisis citra satelit, pola aerosol, dan pemodelan pergerakan atmosfer untuk mendeteksi asal asap secara presisi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi GIS untuk memetakan risiko paparan polusi secara menyeluruh dan terintegrasi. Pendekatan tersebut dapat menggabungkan data sumber kebakaran, arah angin, konsentrasi partikulat, kepadatan penduduk, hingga lokasi fasilitas publik.

“Dua wilayah dengan konsentrasi asap yang sama bisa memiliki tingkat risiko berbeda tergantung pada jumlah penduduk rentan, sekolah, dan rumah sakit di daerah tersebut,” ungkapnya.

Timtim juga mengingatkan bahwa kualitas udara dapat berbeda secara dinamis di setiap wilayah. Karena itu, kondisi di Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, maupun Agam tidak bisa disimpulkan hanya dengan satu angka tunggal.

Ia turut mengkritik sistem pemantauan kualitas udara pemerintah yang dinilai masih sebatas menampilkan data pada dashboard tanpa diikuti langkah mitigasi yang jelas.

“Sistem pemantauan akan sia-sia jika pemerintah tidak segera mengambil tindakan mitigasi konkret begitu data kualitas udara memburuk,” tegas Timtim.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu membangun sistem peringatan dini berbasis risiko yang mampu memprediksi pergerakan asap sebelum dampak pencemaran meluas ke kawasan permukiman padat.

Langkah pencegahan, seperti penyesuaian aktivitas sekolah dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, kata dia, harus dilakukan lebih awal tanpa menunggu kualitas udara mencapai kategori berbahaya.

Selain itu, penanganan kabut asap juga membutuhkan koordinasi lintaswilayah serta keterbukaan dalam berbagi data meteorologi dan pergerakan aerosol antarpemerintah provinsi.

“Api memang memiliki lokasi, tetapi asap memiliki perjalanan, sehingga mitigasi harus beralih dari sekadar melihat asap menjadi membaca dan memprediksi risikonya secara tepat sasaran,” pungkas Timtim.


Tags: aqi padangkabut asapkarhutlakualitas udara PadangPM2.5Polusi UdaraSumatera BaratTimtim Deby Purnasebta
ShareTweetPin

Berita Terkait

Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Janda 5 Anak di Pesisir Selatan Tertatih Menjalani Hidup

Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Janda 5 Anak di Pesisir Selatan Tertatih Menjalani Hidup

24 Oktober 2026
Wali Kota Padang Soroti Pentingnya SDM dalam Pembangunan pada Temu Akbar Alumni UNP

Wali Kota Padang Soroti Pentingnya SDM dalam Pembangunan pada Temu Akbar Alumni UNP

24 Oktober 2026
Bintang Aqiqah Padang Layani Puluhan Pesanan Kambing per Bulan, Paket Mulai Rp1,7 Juta

Bintang Aqiqah Padang Layani Puluhan Pesanan Kambing per Bulan, Paket Mulai Rp1,7 Juta

24 Oktober 2026
Ditolak di Agam, Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Diusulkan Dialihkan ke Pinggir Pariangan

Ditolak di Agam, Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Diusulkan Dialihkan ke Pinggir Pariangan

24 Oktober 2026
Pemko Bukittinggi Berlakukan Jalur Dua Arah di Jalan Perintis Kemerdekaan-Pemuda Mulai 26 Oktober 2026

Pemko Bukittinggi Berlakukan Jalur Dua Arah di Jalan Perintis Kemerdekaan-Pemuda Mulai 26 Oktober 2026

24 Oktober 2026
Pelajar di Pasaman Barat Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

Pelajar di Pasaman Barat Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

24 Oktober 2026
Next Post
Kebakaran di Sawahlunto, Rumah Permanen Nyaris Ludes

Kebakaran di Sawahlunto, Rumah Permanen Nyaris Ludes

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

21 Oktober 2026

Pergi ke Batam untuk Magang, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Pergi ke Batam untuk Magang, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

24 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Viral Sejoli Kepergok Mesum di Sijunjung, Polisi: Akan Dinikahkan Keluarga

22 Oktober 2026

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

23 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

22 Oktober 2026

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

20 Oktober 2026

Polisi Gerebek Kamar Hotel di Padang, Pria Diduga Mucikari Ditangkap

Polisi Gerebek Kamar Hotel di Padang, Pria Diduga Mucikari Ditangkap

23 Oktober 2026

Berita Terkini

Dua Truk Tabrakan di Lima Puluh Kota

Dua Truk Tabrakan di Lima Puluh Kota

24 Oktober 2026

Sebuah Fortuner Masuk Jurang di Tanah Datar

Sebuah Fortuner Masuk Jurang di Tanah Datar

24 Oktober 2026

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

24 Oktober 2026

Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Janda 5 Anak di Pesisir Selatan Tertatih Menjalani Hidup

Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Janda 5 Anak di Pesisir Selatan Tertatih Menjalani Hidup

24 Oktober 2026

Wali Kota Padang Soroti Pentingnya SDM dalam Pembangunan pada Temu Akbar Alumni UNP

Wali Kota Padang Soroti Pentingnya SDM dalam Pembangunan pada Temu Akbar Alumni UNP

24 Oktober 2026

Suami Istri Asal Solok Tabrakan dengan Pikap di Dharmasraya, Suami Tewas

Suami Istri Asal Solok Tabrakan dengan Pikap di Dharmasraya, Suami Tewas

24 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.