Rabu, September 9, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Kualitas Udara Padang Capai Level Berbahaya, Pengamat Minta Pemerintah Prediksi Pergerakan Asap

Mengki Kurniawan
Rabu, 9 September 2026 17:00
in Kabar Sumbar
Pemko membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap di Kota Padang, Senin (7/9/2026).

Pemko membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap di Kota Padang, Senin (7/9/2026).


Kabarminang – Kualitas udara di Kota Padang memburuk hingga mencapai kategori berbahaya pada Rabu (9/9/2026). Berdasarkan pemantauan IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai angka 586 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 368,6 mikrogram per meter kubik.

Praktisi Sistem Informasi Geografis (GIS) sekaligus pengamat kebencanaan dan tata ruang, Timtim Deby Purnasebta, menilai kondisi tersebut menunjukkan ancaman kabut asap di Sumatera Barat kini tidak lagi hanya berdampak pada jarak pandang, tetapi telah membahayakan kesehatan masyarakat.

Merespons lonjakan polusi udara tersebut, Pemerintah Kota Padang mengalihkan pembelajaran tatap muka untuk jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP menjadi pembelajaran daring guna melindungi siswa dari paparan polutan.

Timtim mengatakan, pergerakan kabut asap tidak mengenal batas administratif antarkabupaten maupun antarprovinsi.

“Polutan asap bergerak mengikuti dinamika atmosfer seperti arah angin, kelembapan, topografi, dan stabilitas udara, sehingga batas wilayah di peta tidak bisa menghentikan laju pencemaran,” ujar Timtim, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, sumber kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan pencemaran udara tidak selalu berasal dari wilayah Sumatera Barat.

“Wilayah yang jauh seperti Jambi atau Sumatera Selatan dapat secara drastis menjadi dekat secara risiko apabila pergerakan angin membawa polutan ke arah Sumatera Barat,” tuturnya.

Menurut Timtim, pemantauan titik panas atau hotspot saja tidak cukup untuk memastikan sumber pencemaran udara yang melanda suatu daerah.

“Keberadaan hotspot tidak selalu identik dengan kebakaran aktif, sehingga kita membutuhkan analisis citra satelit, pola aerosol, dan pemodelan pergerakan atmosfer untuk mendeteksi asal asap secara presisi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi GIS untuk memetakan risiko paparan polusi secara menyeluruh dan terintegrasi. Pendekatan tersebut dapat menggabungkan data sumber kebakaran, arah angin, konsentrasi partikulat, kepadatan penduduk, hingga lokasi fasilitas publik.

“Dua wilayah dengan konsentrasi asap yang sama bisa memiliki tingkat risiko berbeda tergantung pada jumlah penduduk rentan, sekolah, dan rumah sakit di daerah tersebut,” ungkapnya.

Timtim juga mengingatkan bahwa kualitas udara dapat berbeda secara dinamis di setiap wilayah. Karena itu, kondisi di Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, maupun Agam tidak bisa disimpulkan hanya dengan satu angka tunggal.

Ia turut mengkritik sistem pemantauan kualitas udara pemerintah yang dinilai masih sebatas menampilkan data pada dashboard tanpa diikuti langkah mitigasi yang jelas.

“Sistem pemantauan akan sia-sia jika pemerintah tidak segera mengambil tindakan mitigasi konkret begitu data kualitas udara memburuk,” tegas Timtim.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu membangun sistem peringatan dini berbasis risiko yang mampu memprediksi pergerakan asap sebelum dampak pencemaran meluas ke kawasan permukiman padat.

Langkah pencegahan, seperti penyesuaian aktivitas sekolah dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, kata dia, harus dilakukan lebih awal tanpa menunggu kualitas udara mencapai kategori berbahaya.

Selain itu, penanganan kabut asap juga membutuhkan koordinasi lintaswilayah serta keterbukaan dalam berbagi data meteorologi dan pergerakan aerosol antarpemerintah provinsi.

“Api memang memiliki lokasi, tetapi asap memiliki perjalanan, sehingga mitigasi harus beralih dari sekadar melihat asap menjadi membaca dan memprediksi risikonya secara tepat sasaran,” pungkas Timtim.


Tags: aqi padangkabut asapkarhutlakualitas udara PadangPM2.5Polusi UdaraSumatera BaratTimtim Deby Purnasebta

Berita Terkait

Trafik Media Lokal Independen Sumbar Menurun, Kabarminang 10 Besar

Trafik Media Lokal Independen Sumbar Menurun, Kabarminang 10 Besar

9 September 2026
Anak Muda Pariaman Buru Jejak Rabab Galuak Lewat Film Dokumenter

Anak Muda Pariaman Buru Jejak Rabab Galuak Lewat Film Dokumenter

9 September 2026
Wako Fadly Amran Dorong Musda IX LKAAM Padang Kedepankan Musyawarah Mufakat

Wako Fadly Amran Dorong Musda IX LKAAM Padang Kedepankan Musyawarah Mufakat

9 September 2026
Titik Panas di Sumatra Tembus 1.607, Sumbar Berapa?

Titik Panas di Sumatra Tembus 1.607, Sumbar Berapa?

9 September 2026
Viral! Penumpang Travel Padang-Bengkulu Mengaku Dilecehkan Sopir

Viral! Penumpang Travel Padang-Bengkulu Mengaku Dilecehkan Sopir

9 September 2026
MTQ XIII Dharmasraya Digelar November 2026, 10 Cabang Lomba Dipertandingkan

MTQ XIII Dharmasraya Digelar November 2026, 10 Cabang Lomba Dipertandingkan

9 September 2026
Next Post
Kebakaran di Sawahlunto, Rumah Permanen Nyaris Ludes

Kebakaran di Sawahlunto, Rumah Permanen Nyaris Ludes

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

6 September 2026

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

4 September 2026

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

3 September 2026

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

5 September 2026

Pergi dengan Pemuda yang Baru Dikenal Sehari, Seorang Siswi SMP di Sijunjung Dicabuli

Pergi dengan Pemuda yang Baru Dikenal Sehari, Seorang Siswi SMP di Sijunjung Dicabuli

31 Agustus 2026

Dituduh Larikan Istri Orang, Seorang Pria Dikeroyok 2 Orang di SPBU Lubuk Selasih Solok

Dituduh Larikan Istri Orang, Seorang Pria Dikeroyok 2 Orang di SPBU Lubuk Selasih Solok

7 September 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.