Kabarminang – Seorang ibu rumah tangga berinisial Y tewas usai diduga dicekik oleh tetangganya berinisial BM di Korong Pasar Mudiak, Nagari Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (6/9/2026).
Tetangga korban, Indah Permata, mengatakan tragedi itu menyisakan duka mendalam, terlebih korban meninggalkan dua anak yang masih sekolah.
“Kami warga di sini sangat kasihan melihat anak-anaknya, mereka sangat sopan, dan rajin membantu ibunya,” ujarnya kepada Sumbarkita, Senin (7/9/2026).
Ia mengatakan, anak pertama korban laki-laki dan duduk di kelas 1 SMP berusia 14 tahun, sedangkan anak keduanya perempuan dan duduk di kelas 4 SD berusia 10 tahun.
“Kami di sini merasa prihatin karena kedua anak tersebut dikenal gigih berjualan onde-onde keliling setiap sore demi membantu perekonomian keluarga. Dari hasil berjualan kue milik tetangga seharga Rp5.000 per porsi, kedua anak tersebut mendapat upah Rp1.000 per porsi yang laku,” tuturnya.
Indah mengungkapkan, peristiwa tragis itu berawal dari perselisihan penggunaan token listrik bersama di rumah kontrakan mereka.
“Kontrakan korban dan pelaku berdiri berdempetan serta hanya menggunakan satu meteran listrik secara bergantian. Pelaku menuduh korban memakai listrik secara berlebihan hingga menyebabkan token cepat habis, padahal pelaku mengklaim baru saja mengisinya,” sebutnya.
Ia melanjutkan, perselisihan tersebut memuncak pada Minggu (6/9/2026) pukul 11.00 WIB ketika BM mendatangi korban yang sedang mengobrol di rumah tetangganya. Pelaku yang emosi karena merasa sedang dibicarakan langsung mendatangi dan mencekik korban hingga pingsan di lokasi.
















