Senin, September 7, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Pemko Payakumbuh Siagakan 350 Personel dan Ratusan Peralatan Hadapi Potensi Bencana

Redaksi
Senin, 7 September 2026 18:09
in Kota Payakumbuh
Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyiagakan sekitar 350 personel gabungan beserta ratusan unit peralatan untuk menghadapi potensi bencana sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyiagakan sekitar 350 personel gabungan beserta ratusan unit peralatan untuk menghadapi potensi bencana sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).


Kabarminang – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyiagakan sekitar 350 personel gabungan beserta ratusan unit peralatan untuk menghadapi potensi bencana sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Kesiapan personel dan sarana itu diperlihatkan dalam Apel Gabungan Siaga Bencana dan Harkamtibmas Kota Payakumbuh 2026 di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (7/9/2026). Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta memimpin apel tersebut sebagai inspektur.

Sebanyak 19 satuan setingkat satuan tugas (SST) atau sekitar 350 personel dilibatkan dalam kesiapsiagaan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, organisasi perangkat daerah, instansi terkait, organisasi sosial, hingga relawan.

Zulmaeta mengatakan apel tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi berbagai unsur dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Apel ini menjadi bentuk kesiapan bersama sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga kondisi wilayah tetap aman,” tuturnya.

Untuk menunjang pergerakan personel saat kondisi darurat, Pemko Payakumbuh juga menyiapkan beragam sarana operasional. Peralatan tersebut mencakup tujuh kendaraan operasional TNI/Polri, lima mobil pemadam kebakaran, sembilan ambulans, tiga kendaraan dapur umum dan tangki air, serta dua kendaraan crane dan dozer.

Selain itu, disiapkan pula 15 mobil pikap, dua mobil rescue, 22 dump truck, 60 sepeda motor, dua ekskavator, tiga skylift, lima perahu karet, 26 chainsaw, dua light tower portable, empat tenda pengungsi, dan 10 mobil toilet.

Zulmaeta menegaskan, kesiapan tersebut harus benar-benar diterapkan dalam kondisi lapangan. Personel dan peralatan yang telah disiapkan diharapkan dapat langsung digunakan ketika terjadi keadaan yang membutuhkan penanganan cepat.

“Seluruh personel dan peralatan harus benar-benar siap digunakan kapan saja. Kita juga perlu memperbarui pemetaan wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana,” ujarnya.

Ancaman yang menjadi perhatian antara lain banjir, cuaca ekstrem, dan angin puting beliung. Selain itu, potensi gempa bumi juga menjadi perhatian melalui penguatan mitigasi serta pelaksanaan simulasi bencana setelah apel.

Menurut Zulmaeta, pengalaman bencana yang terjadi di Sumatera Barat pada penghujung tahun lalu harus menjadi pelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

“Kita harus membangun kesiapan sejak awal karena bencana dapat terjadi sewaktu-waktu. Kemampuan masyarakat untuk menghadapi dan memulihkan diri setelah bencana juga perlu terus diperkuat,” katanya.

Kesiapsiagaan di Payakumbuh tidak hanya diarahkan pada penanganan bencana. Aspek keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi perhatian dalam apel tersebut, terutama menghadapi sejumlah persoalan seperti aksi balap liar, pelanggaran lalu lintas, kenakalan remaja, hingga peredaran narkoba.

Zulmaeta menilai menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah dan aparat membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, organisasi sosial, dunia usaha, media, serta relawan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.

“Penguatan Harkamtibmas membutuhkan kolaborasi semua pihak. Tidak hanya pemerintah dan aparat, tetapi juga keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha dan media,” ujarnya.

Ia juga meminta komunikasi dan koordinasi antarpihak terus diperkuat. Dengan koordinasi yang berjalan baik, penanganan keadaan darurat diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan dan kelurahan.

Kesiapan ratusan personel dan berbagai jenis peralatan tersebut diharapkan mempercepat mobilisasi ketika bencana terjadi. Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi Payakumbuh tetap aman dan kondusif.

“Atas nama Pemko Payakumbuh, saya menyampaikan penghargaan kepada TNI, Polri, ASN, BUMN/BUMD, organisasi masyarakat dan para relawan yang terus bekerja bersama menjaga keselamatan, keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.

Apel tersebut kemudian ditutup dengan pembagian masker gratis kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di sekitar Balai Kota Payakumbuh. Langkah itu dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kualitas udara yang mulai memburuk.


Tags: 350 personelAngin puting beliungApel Siaga BencanaBanjirbencana PayakumbuhCuaca EkstremGempa BumiHarkamtibmaskeamanan Payakumbuhkesiapsiagaan bencanaPayakumbuhPemko Payakumbuhsiaga bencanaSumatera BaratZulmaeta

Berita Terkait

14.020 KK di Payakumbuh Terima Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah

14.020 KK di Payakumbuh Terima Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah

5 September 2026
Buka Orientasi Klasikal PPPK 2026, Wali Kota Payakumbuh Tekankan Disiplin hingga Pelayanan Publik

Buka Orientasi Klasikal PPPK 2026, Wali Kota Payakumbuh Tekankan Disiplin hingga Pelayanan Publik

3 September 2026
MTQ ke-42 Payakumbuh Digelar November, Sistem e-MTQ Diterapkan untuk Transparansi

MTQ ke-42 Payakumbuh Digelar November, Sistem e-MTQ Diterapkan untuk Transparansi

2 September 2026
50 Perajin Payakumbuh Ikuti Program Ekraf Peduli, Produk Sulam dan Anyam Dibidik Pasar Global

50 Perajin Payakumbuh Ikuti Program Ekraf Peduli, Produk Sulam dan Anyam Dibidik Pasar Global

29 Agustus 2026
Wali Kota Zulmaeta: Kemajuan Payakumbuh Harus Diiringi Keimanan, Akhlak, dan Kepedulian Sosial

Wali Kota Zulmaeta: Kemajuan Payakumbuh Harus Diiringi Keimanan, Akhlak, dan Kepedulian Sosial

28 Agustus 2026
37 Pengurus Alumni SMKN 1 Payakumbuh Dikukuhkan, Wali Kota Zulmaeta Dorong Sinergi dengan Pemko

37 Pengurus Alumni SMKN 1 Payakumbuh Dikukuhkan, Wali Kota Zulmaeta Dorong Sinergi dengan Pemko

25 Agustus 2026
Next Post
Padang Panjang Ikut Dikepung Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Padang Panjang Ikut Dikepung Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Pergi dengan Pemuda yang Baru Dikenal Sehari, Seorang Siswi SMP di Sijunjung Dicabuli

Pergi dengan Pemuda yang Baru Dikenal Sehari, Seorang Siswi SMP di Sijunjung Dicabuli

31 Agustus 2026

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Tabrakan dengan Truk di Dharmasraya, Pengendara Sepeda Motor Tewas

4 September 2026

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

Video: Motor Tabrakan dengan Odong-odong di Pesisir Selatan, Dua Orang Dilaporkan Tewas

3 September 2026

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

Mahasiswa UNP yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di SPBU Solok, Begini Kondisinya

6 September 2026

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

Penggembala di Tanah Datar Ditangkap Polisi karena Jual Dua Kerbau Titipan

5 September 2026

Mahasiswa UNP Asal Tanah Datar Hilang Empat Hari, Terakhir Keluar Kos untuk Makan

Mahasiswa UNP Asal Tanah Datar Hilang Empat Hari, Terakhir Keluar Kos untuk Makan

4 September 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.