Kabarminang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dihentikan sementara selama satu minggu menyusul munculnya dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan peserta didik dan tenaga pendidik.
Penghentian sementara tersebut dilakukan sembari menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan dari sejumlah korban.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Palupuh, Indra Jaya, mengatakan arahan penghentian MBG disampaikan Wakil Bupati Agam saat mengunjungi Puskesmas Palupuh, Rabu (2/9/2026).
“MBG dihentikan sementara selama satu minggu sampai hasil laboratorium keluar,” kata Indra.
Arahan tersebut disampaikan di hadapan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala SPPG, serta Kepala Yayasan MPG Yayasan Affa Adicipta.
Adapun dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palupuh dikelola oleh Yayasan Affa Adicitta dan berlokasi di Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
Penghentian sementara dilakukan sebagai langkah kehati-hatian selama pemerintah bersama instansi terkait melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab munculnya gejala sakit perut, mual, dan muntah yang dialami peserta didik serta tenaga pendidik.
Hingga Rabu (2/9/2026) sore, tercatat sebanyak 388 orang terindikasi mengalami gejala tersebut. Mereka terdiri dari 364 peserta didik tingkat TK, SD, dan SMP serta 24 guru SD dan SMP.















