Dari jumlah tersebut, sebanyak 237 orang telah mendapatkan pengobatan di Puskesmas Palupuh. Sementara dua orang dirujuk ke RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sampel Makanan Diperiksa
Dalam penanganan kasus tersebut, Puskesmas Palupuh telah mengambil sampel makanan dan muntahan korban. Sampel tersebut kemudian diperiksa untuk mengetahui kemungkinan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para korban.
Dinas Kesehatan Kabupaten Agam bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah turun melakukan investigasi serta mengambil sampel untuk dilakukan uji laboratorium.
Indra mengatakan pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya terhadap pelaksanaan program MBG maupun penyedia makanan.
Menurutnya, kondisi para korban juga terus dipantau melalui bidan desa dan fasilitas kesehatan lainnya. Dua korban yang dirujuk ke RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi masih mendapatkan perawatan.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban meninggal dunia.















