Kabarminang – Seorang pria berinisial BU (57), pedagang ikan, warga Desa Nareh nyaris menjadi sasaran amukan warga setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak kelas II sekolah dasar (SD) di Desa Nareh, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026) sore.
Pria tersebut nyaris menjadi sasaran amukan warga setelah dugaan perbuatannya diketahui masyarakat sekitar. Warga kemudian mendatangi lokasi dan berupaya mengamankan BU.
Kepala Desa Nareh dan petugas Satpol PP kemudian turun tangan untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri. BU diamankan ke kantor desa sebelum selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kota Pariaman, Erigustian, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Erigustian, pihaknya mengamankan BU setelah situasi di tengah masyarakat mulai memanas. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan terhadap terduga pelaku.
“Terduga pelaku sudah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 18.00 WIB,” kata Erigustian.
Erigustian mengatakan, warga sebelumnya telah mencurigai gerak-gerik BU. Bahkan, menurutnya, warga telah melakukan pemantauan terhadap pria tersebut selama sekitar empat hari.
“Sudah empat hari ini warga memantau gerak-geriknya karena merasa curiga. Hari ini amarah warga sudah tidak terbendung dan hampir terjadi amukan,” ujarnya.
Setelah diamankan di kantor desa, BU kemudian diserahkan kepada kepolisian untuk menjalani proses lebih lanjut terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.
















