Kabarminang — Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan dalam kondisi membusuk di aliran Sungai Batang Sako, kawasan Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, pada Minggu (30/8/2026).
Kepala Polsek Koto Tangah, Kompol Afrino, mengatakan bahwa mayat itu ditemukan oleh enam pemuda setempat. Ia menyebut bahwa para pemuda menemukan tubuh korban tergeletak di tepi sungai sekitar pukul 11.00 WIB saat hendak pulang berburu atau mencari ikan. Karena terkejut dan panik, kata Afrino, para pemuda langsung berlari menuju permukiman warga terdekat.
“Mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RW,” ujar Afrino.
Afrino mengatakan bahwa Bhabinkamtibmas setempat menerima laporan lanjutan dari perangkat warga pada pukul 11.30 WIB. Setelah itu, personelnya langsung meluncur ke rumah ketua RW dan menemui para saksi mata pada pukul 12.45 WIB untuk koordinasi penanganan awal.
Afrino menyampaikan bahwa titik penemuan mayat merupakan area blank spot yang tidak memiliki jaringan sinyal telepon seluler.
Menurut laporan Kantor SAR Padang, tim gabungan berhasil mengevakuasi korban dari lokasi penemuan dan tiba di posko pukul 18.00 WIB. Setelah itu, mayat dibawa ke RS Bhayangkara Padang dengan menggunakan ambulans. Tim itu terdiri dari 6 personel Basarnas, 1 prajurit TNI, 20 anggota Polri, 8 petugas BPBD, 5 relawan PMI, 1 ambulans Rumah Zakat, beberapa anggota dubalang setempat, serta warga setempat.
Mengenai kondisi mayat, Afrino mengatakan bahwa tubuh korban yang diperkirakan berusia di atas 50 tahun itu sudah sangat memprihatinkan. Ia membeberkan bahwa wajah korban tidak dapat dikenali lagi karena tubuhnya membiru, membengkak, bagian perut meledak, serta menyebarkan bau tidak sedap.
Afrino meminta warga yang merasa kehilangan kerabat, khususnya yang tinggal di sepanjang aliran sungai, untuk segera bertindak.














