Kabarminang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi kualitas udara di wilayah tersebut yang berada pada kategori tidak sehat.
Imbauan itu disampaikan melalui poster yang diunggah akun Facebook Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap dan cuaca panas.
Dalam poster tersebut dijelaskan, berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta aplikasi IQAir, kualitas udara di wilayah Pulau Punjung pada hari ini, Rabu (26/8/2026) berada pada kategori “tidak sehat” dan dilaporkan semakin parah ke arah Jambi.
Masyarakat diimbau menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah. Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, serta penderita penyakit ISPA dan jantung.
Pemkab Dharmasraya turut mengingatkan masyarakat memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi, seperti buah dan sayuran. Warga juga diminta tidak membakar sampah maupun lahan karena dapat memperburuk kondisi udara.
Selain kabut asap, masyarakat diminta mewaspadai dampak cuaca panas ekstrem dan dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan, menghindari aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, menggunakan pelindung seperti topi dan payung, serta mewaspadai tanda-tanda dehidrasi dan heatstroke.
Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai akibat kondisi kualitas udara dan cuaca tersebut antara lain sesak napas, batuk yang tidak kunjung sembuh, mata perih dan berair, pusing hebat, serta demam akibat dehidrasi.
Jika mengalami gangguan kesehatan tersebut, masyarakat diimbau segera mendapatkan pemeriksaan di puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pemkab Dharmasraya juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan dengan mencegah pembakaran yang dapat memperburuk kualitas udara.
















