Kabarminang — Josua Perkasa (15 tahun), pelajar SMP Murni Padang yang hanyut di Sungai Batang Arau, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat (14/8/2026) sore, sempat menyampaikan pesan kepada guru agama sebelum meninggalkan sekolah.
Kepala SMP Murni Padang, Rendi Hidayat, mengatakan bahwa Josua menyampaikan pesan tersebut setelah mengikuti mata pelajaran agama pada hari kejadian. Ia mendapatkan informasi tentang pesan tersebut dari cerita guru agama yang mengajar Josua.
“‘Pak, jaga diri baik-baik ya, Pak’,” ujar Rendi di RSUP M. Djamil Padang pada Minggu (16/8/2026) menirukan pesan Josua kepada guru agama.
Pesan tersebut, kata Rendi, menjadi salah satu hal yang dikenang pihaknya setelah mengetahui Josua hanyut di Batang Arau.
Ia menyebut bahwa Josua merupakan siswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah, di antaranya kegiatan pawai dan tari, meskipun tidak selalu mengikuti setiap kegiatan.
Dalam pergaulan sehari-hari, kata Rendi, Josua juga dikenal mudah akrab dengan teman-temannya.
“Teman-temannya senang berteman dengan Josua. Ketika mereka mendapat kabar Josua hanyut, banyak yang syok dan kaget,” kata Rendi.
Rendi menyebut bahwa Josua telah bersekolah di Yayasan Murni sejak jenjang taman kanak-kanak hingga SMP.
















