Kabarminang – Empat hari lagi seharusnya menjadi awal harapan baru bagi Yurnalis (54). Setelah hampir sembilan bulan tidak bisa menggarap sawah akibat galodo yang menerjang Kota Padang pada akhir 2025, perempuan itu bersiap kembali menanam padi di lahan yang selama belasan tahun menjadi sumber nafkah keluarganya.
Namun harapan itu kembali terkubur.
Banjir yang melanda Kota Padang pada Senin (3/8/2026) kembali membawa lumpur, pasir, batu, dan batang kayu ke kawasan persawahan Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Sawah yang baru selesai direhabilitasi kembali berubah menjadi hamparan lumpur. Lahan milik Yurnalis bahkan tertimbun material banjir hingga sekitar dua meter.
Perempuan itu hanya mampu berdiri memandang sawah yang selama ini menghidupi keluarganya. Bibirnya bergetar ketika mencoba menjawab pertanyaan. Air mata tak lagi bisa ditahan.
“Sekarang apa mata pencaharian lagi. Untuk makan saja susah,” ucapnya lirih kepada Sumbarkita, Rabu (5/8/2026).
Sawah yang Menghidupi Keluarga
Bagi Yurnalis, sawah itu bukan sekadar sebidang tanah. Selama kurang lebih 15 tahun, lahan tersebut menjadi tumpuan hidup keluarganya.
Dalam setiap musim panen, ia biasanya memperoleh sekitar 20 karung gabah. Empat karung menjadi bagian pemilik lahan, sedangkan sisanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi sumber penghasilan keluarga.
Semua berubah ketika galodo menerjang kawasan tersebut pada akhir November 2025. Banjir bandang membawa material batu, pasir, kayu, dan lumpur yang menghancurkan sawah-sawah warga.
Sejak saat itu, Yurnalis tak lagi bisa menanam padi. Hampir satu tahun ia hanya menunggu sawahnya kembali bisa digarap.
Harapan sempat muncul ketika pemerintah mulai merehabilitasi lahan pertanian warga. Sawah kembali dibentuk, tanah dibajak, dan bibit padi telah disemai.
Bahkan, Yurnalis sudah menghitung hari. Tinggal empat hari lagi ia berencana turun ke sawah.
Namun banjir kembali datang lebih dulu.
Kini Hanya Mengandalkan Penghasilan Suami
Rusaknya sawah membuat keluarga Yurnalis kehilangan hampir seluruh sumber penghasilan.















