Kabarminang – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat komitmen dalam mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat dengan tema “Penguatan Komitmen Pemerintah Daerah dalam Percepatan Sertifikasi Halal dan Pembangunan Ekosistem Halal di Sumatera Barat” yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat pada Selasa (4/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman mengatakan, sertifikasi halal tidak hanya dipandang sebagai kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi peluang strategis bagi pelaku usaha untuk meningkatkan mutu produk dan membangun kepercayaan konsumen.
“Percepatan sertifikasi halal bukan hanya untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kepercayaan konsumen,” ujarnya.
Ia menyebut Pemko Payakumbuh akan terus memperkuat pendampingan dan pembinaan agar semakin banyak produk UMKM memperoleh sertifikat halal serta mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
“Kami berkomitmen memperkuat pendampingan, pembinaan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak produk UMKM kita yang memiliki sertifikat halal dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” katanya.
Ia menjelaskan, pengembangan ekosistem halal tidak berhenti pada proses penerbitan sertifikat, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas produk, penguatan rantai pasok, pemasaran, serta keterhubungan dengan sektor perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Kami akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai pihak lainnya agar Payakumbuh mampu mengembangkan UMKM unggul dengan produk halal yang berkualitas. Dengan demikian, ekonomi masyarakat semakin kuat dan kesejahteraan dapat terus meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan UMKM berbasis produk halal sejalan dengan arah pembangunan yang didorong Wali Kota Zulmaeta, terutama dalam mengembangkan perekonomian berbasis potensi lokal.
“Karena itu, dukungan pemerintah daerah akan mencakup berbagai aspek, mulai dari akses informasi, pendampingan proses sertifikasi, peningkatan kapasitas pelaku usaha, pembinaan mutu produk, pemasaran, hingga perluasan jejaring usaha,” imbuhnya.
















