Kabarminang — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang meraih penghargaan Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award 2026 dengan predikat Peringkat Madya.
Penghargaan tersebut diumumkan pada penutupan Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia yang digelar di Gedung Siber SBSN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (2/7/2026).
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menyampaikan bahwa capaian tahun ini menjadi istimewa karena kampus berhasil mencatatkan lonjakan nilai yang signifikan, dari 550 menjadi 770.
“Peningkatan drastis ini bukan sekadar legitimasi administratif, melainkan bukti nyata dan terukur dari keberhasilan institusi dalam mengimplementasikan Pengarusutamaan Gender (PUG) serta Gender Equality and Social Inclusion (GESI) di seluruh lini kelembagaan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) PTKI, Satgas PPKS, serta dukungan penuh pimpinan universitas dalam memastikan seluruh program tridharma perguruan tinggi berjalan dengan perspektif responsif gender.
“Capaian Peringkat Madya ini membuktikan bahwa kebijakan, budaya riset, dan pengabdian masyarakat kita semakin inklusif dan berpihak pada keadilan gender. Terima kasih kepada seluruh tim LP2M, PSGA, dan pihak terkait yang telah berdedikasi luar biasa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa responsivitas gender tidak hanya dimaknai sebagai keseimbangan kuantitas, tetapi juga pengakuan terhadap otoritas keilmuan perempuan, jaminan ruang aman di lingkungan kampus, serta kebijakan yang memberdayakan seluruh sivitas akademika.
Ia berharap capaian predikat Madya ini dapat menjadi energi motivasi dan titik tolak strategis bagi penguatan program ke depan.
“Ke depan, UIN Imam Bonjol Padang akan terus berkomitmen memperkuat budaya kampus yang unggul, aman, berkeadilan, dan hadir sebagai katalisator harmoni di tengah masyarakat luas,” imbuhnya.
















