Kabarminnag — Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah pada Minggu (5/7/2026). Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari BMKG 5 Juli 2026, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Fadly meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di lokasi yang berisiko serta terus memantau informasi cuaca dari instansi berwenang.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau seluruh warga agar tetap waspada, terutama yang sedang berada di kawasan pantai, di bawah pohon, maupun di lokasi yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh Kelompok Siaga Bencana (KSB) meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat saat ini masih berlangsung masa libur sekolah dan akhir pekan yang menyebabkan tingginya aktivitas masyarakat di sejumlah objek wisata, terutama kawasan pantai.
“Tadi kami sudah perintahkan jajaran BPBD dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) di kawasan Pantai Air Manis dan objek wisata lainnya agar segera mengimbau seluruh pengunjung untuk naik ke daratan dan menjauhi bibir pantai guna mengantisipasi potensi gelombang tinggi maupun kondisi cuaca yang membahayakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan hingga Minggu sore pihaknya baru menerima satu laporan pohon tumbang di kawasan Simpang Haru akibat hujan yang disertai angin kencang. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah diterjunkan untuk melakukan penanganan.
“Hingga saat ini belum ada laporan banjir, rumah tertimpa pohon, maupun tanah longsor. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang berada di kawasan pesisir karena angin kencang berpotensi memicu gelombang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing serta mengutamakan keselamatan selama cuaca ekstrem masih berlangsung.
“Kami telah memerintahkan seluruh personel BPBD bersama unsur terkait untuk tetap bersiaga melakukan penanganan apabila terjadi bencana di wilayah Kota Padang,” imbuhnya.
















