Kabarminang — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), M. Cholil Nafis, menyampaikan kritik mendalam terkait konten Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Psikologi Universitas Indonesia (UI) yang menyebut homoseksual bukan sebagai penyimpangan.
Cholil mengingatkan bahwa status UI sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia membawa konsekuensi besar. Menurutnya, predikat tersebut menuntut UI untuk tidak sekadar berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus memastikan pembentukan mental dan spiritual mahasiswanya berjalan dengan baik.
Cholil menyampaikan bahwa tugas utama sebuah universitas tidak boleh berhenti pada menara gading akademis, tetapi juga wajib mendidik karakter mahasiswanya secara utuh.
“UI sebagai kampus terbaik di Indonesia harus memastikan mahasiswa ada pada mental dan karakter yang baik. Tidak cukup hanya mengasah intelektualitasnya saja, tapi juga harus mengajarkan mental spiritual,” kata Cholil sebagaimana dilansir dari MUI Digital di Jakarta pada Sabtu (4/7/2026).
Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah itu menekankan bahwa institusi pendidikan tinggi sekelas UI memikul tanggung jawab besar yang melampaui ruang kelas. Ia menyebut bahwa kampus memiliki kewajiban moral untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang diajarkan berjalan selaras dengan pembentukan kepribadian yang luhur.
Cholil menilai bahwa narasi yang dibangun oleh kelompok mahasiswa terkait isu sensitif seperti homoseksual menunjukkan adanya celah dalam pemenuhan fungsi pendidikan karakter tersebut. Sebagai salah satu universitas paling berpengaruh di Indonesia, katanya, UI seharusnya menjadi pelopor dalam mencetak generasi yang matang secara intelektual sekaligus kokoh secara moral.
“Kecerdasan otak semata tidak akan cukup untuk membawa dampak positif bagi bangsa jika tidak dibarengi dengan kematangan mental-spiritual,” ucap Rais Syuriah PBNU itu.
Ia mengingatkan bahwa pendidikan yang mengabaikan aspek pembentukan karakter dan spiritualitas dikhawatirkan akan melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi asing dari nilai-nilai agama dan norma sosial yang berlaku di tengah masyarakat Indonesia.
















