Kabarminang – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah tercatat berada di level Rp17.949 pada awal perdagangan Rabu (1/7/2026). Berdasarkan data Google Finance, pasangan mata uang USD/IDR belum menunjukkan perubahan dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Data yang ditampilkan Google Finance hingga pukul 03.30 UTC menunjukkan kurs 1 dolar AS setara Rp17.949. Perubahan harian juga tercatat 0,00 persen, yang berarti nilainya masih sama dengan harga penutupan sebelumnya.
Grafik pergerakan intraday memperlihatkan kurs USD/IDR sempat mengalami fluktuasi pada awal sesi perdagangan. Setelah bergerak naik dan turun dalam rentang tertentu, nilai tukar kembali berada di kisaran Rp17.949.
Google Finance juga mencatat harga penutupan sebelumnya berada di level yang sama, yakni Rp17.949. Dengan demikian, hingga waktu data diperbarui, belum terdapat perubahan nilai tukar dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pasangan mata uang USD/IDR menunjukkan nilai tukar antara dolar Amerika Serikat dan rupiah Indonesia. Angka tersebut menggambarkan jumlah rupiah yang dibutuhkan untuk memperoleh satu dolar AS dan menjadi salah satu acuan yang dipantau oleh pelaku usaha, investor, maupun masyarakat yang memiliki transaksi menggunakan mata uang asing.
Pergerakan kurs dolar AS terhadap rupiah berlangsung mengikuti aktivitas perdagangan di pasar valuta asing. Nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu selama perdagangan berlangsung sehingga angka yang ditampilkan pada platform penyedia data keuangan akan diperbarui secara berkala sesuai perkembangan pasar.
Informasi mengenai kurs mata uang menjadi salah satu indikator yang banyak diperhatikan karena berkaitan dengan berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari perdagangan internasional, pembayaran impor, perjalanan ke luar negeri, hingga investasi yang menggunakan mata uang asing.
Hingga pembaruan data pada Rabu pagi, Google Finance masih mencatat nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di level Rp17.949 dengan perubahan harian 0,00 persen, sementara pergerakan selanjutnya akan mengikuti perkembangan perdagangan di pasar valuta asing.
















