Kabarminang — Nelayan bernama Arabian, usia 50 tahun, yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Bugei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Ia ditemukan pada hari keenam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan penemuan korban berawal dari informasi yang disampaikan nelayan setempat.
“Nelayan melihat adanya objek mengapung di laut seperti jasad manusia. Setelah melihat itu ia melaporkan kepada SAR Mentawai,” ujarnya.
“Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa menuju Muara Siberut dan tiba sekitar pukul 18.30 WIB. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan,” tuturnya.
Ia melanjutkan, selain mengerahkan armada SAR, operasi pencarian juga melibatkan 10 sampan nelayan serta Search and Rescue Unit (SRU) darat.
Sebelumnya korban dilaporkan hilang di perairan Pulau Bugei setelah berangkat menjual hasil tangkapan ikan pada Kamis (18/6/2026) pukul 15.00 WIB. Upaya pencarian awal dilakukan oleh warga setempat. Dalam pencarian itu, warga menemukan sampan dan kotak ikan milik korban yang terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Bugei.
















