Kabarminang – Dua ekor harimau muncul di tepi jalan di Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Selasa (16/6/2026) pagi.
Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ade Putra, mengatakan informasi tersebut diterima dari warga dan perangkat nagari setempat setelah seorang warga melihat dua ekor harimau saat melintasi kawasan tersebut yang hendak pergi ke kebun.
“Laporan itu diterimanya dari warga dan perangkat Nagari setempat saat salah seorang warga melintasi kawasan tersebut melihat dua ekor harimau kemudian warga tersebut merekam harimau tersebut menggunakan HP-nya sekitar pukul 07.30 WIB,” ujar Ade Putra saat dihubungi Sumbarkita.
Ade mengatakan petugas BKSDA Sumbar telah dikerahkan ke lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Petugas melakukan penelusuran di kawasan yang dilaporkan menjadi lokasi kemunculan harimau.
Menurutnya, penelusuran dilakukan dengan mencari tanda-tanda keberadaan satwa tersebut, seperti jejak kaki, bekas cakaran, maupun kotoran yang diduga berasal dari harimau.
“Setelah menerima laporan itu petugas BKSDA sudah dikerahkan ke lokasi penampakan harimau tersebut untuk memastikan kemunculannya, dengan melakukan penelusuran berupa jejak kaki, cakaran ataupun kotoran,” katanya.
Selain melakukan verifikasi lapangan, BKSDA juga mengimbau masyarakat sekitar agar meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan kemunculan satwa liar tersebut.
Ia meminta warga untuk sementara waktu tidak beraktivitas di kawasan lokasi penampakan harimau hingga kondisi dinyatakan aman dan hasil penelusuran petugas diperoleh.
















