Kabarminang – SPBU Sawahan di Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah stok Pertalite jika terjadi lonjakan permintaan setelah harga Pertamax naik menjadi Rp17 ribu per liter mulai Kamis (11/6/2026) dini hari.
Pengawas SPBU Sawahan, Das Fitrian, mengatakan pihaknya baru menerima pemberitahuan mengenai perubahan harga Pertamax dari Pertamina pada Rabu (10/6/2026) malam, beberapa jam sebelum kebijakan tersebut berlaku.
“Jam 11 malam tadi baru ada pemberitahuan dari Pertamina bahwa harga Pertamax jadi Rp17 ribu. Sebelum itu harganya sekitar Rp12 ribuan. Mulai berlakunya perubahan harga itu pukul 12 malam tadi,” kata Das.
Ia mengaku terkejut karena informasi kenaikan harga tersebut diterima secara mendadak tanpa pemberitahuan jauh hari sebelumnya. Hingga kini, pihak SPBU juga belum memperoleh penjelasan terkait alasan penyesuaian harga tersebut.
Menurut Das, kondisi di SPBU Sawahan hingga Kamis siang masih berjalan normal. Belum terlihat peningkatan antrean maupun perubahan signifikan pada jumlah konsumen yang datang mengisi bahan bakar.
Ia juga menyebut belum ada tanda-tanda peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite. Namun, menurutnya, potensi perpindahan konsumen tetap ada seiring semakin luasnya informasi mengenai kenaikan harga Pertamax di tengah masyarakat.
Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, SPBU Sawahan telah menyiapkan rencana penambahan stok Pertalite dengan meningkatkan kapasitas penyimpanan.















