Kabarminang — Wali Kota (Wako) Pariaman Yota Balad meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah kontrakan di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, pada Minggu (7/6/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, Yota menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga. Ia memastikan Pemerintah Kota Pariaman akan memberikan bantuan serta melakukan langkah penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, kesabaran, dan digantikan dengan rezeki yang berlimpah. Aamiin. Pemerintah Kota Pariaman akan terus hadir dan berupaya membantu kebutuhan warga terdampak selama masa tanggap darurat,” ujarnya didampingi Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi.
Ia melanjutkan, Pemerintah Kota Pariaman melalui instansi terkait telah menyediakan tenda darurat serta kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Selain itu, bantuan makanan siap saji juga telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan para korban.
Pada kesempatan tersebut, Yota juga mengapresiasi gerak cepat petugas Pemadam Kebakaran Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, BPBD, TNI-Polri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan musibah kebakaran tersebut sehingga api dapat segera dipadamkan dan kondisi di lokasi dapat terkendali.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran itu menghanguskan 10 unit rumah kontrakan dan tiga sepeda motor pada Minggu (7/6/2026) sore.
Plt Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Erigustian, mengatakan, api pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat kumpulan asap di lokasi pukul 14.46 WIB. Ia menyebut, warga yang melihat kejadian itu segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Begitu menerima laporan, mobil pemadam kebakaran berangkat dari posko pukul 14.50 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 17.15 WIB. Proses pemadaman juga dibantu oleh Posko Lubuk Alung, Posko Limpato, dan Posko Sungai Limau,” ujarnya.
Ia melanjutkan, selain menghanguskan 10 unit rumah kontrakan, api juga membakar tiga unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Ia menambahkan, rumah kontrakan yang terdampak dihuni beberapa kepala keluarga, di antaranya Riri Sumarni (44), Depi Lili Marlina (45), Ida Listati (43), Nike atau Adek (30), Kiki (31), Priska Adelia (26), Rehan Genta (30), dan Fahmi (40).
Ia mengatakan hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Penyebab kebakaran masih kita selidiki. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar,” ujarnya.
















