Kabarminang – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berprofesi sebagai guru dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Batang Hari di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat pada Sabtu (30/5/2026) petang.
Korban diketahui bernama Sutrisno (58), warga Kecamatan Sangir Balai Janggo. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh petugas dan warga setempat.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sonni Patrisia, membenarkan adanya laporan mengenai seorang warga yang hanyut di aliran Sungai Batang Hari.
“Musibah orang hanyut itu terjadi pada hari Sabtu (30/5/2026). Peristiwa tersebut diperkirakan berlangsung menjelang waktu magrib, tepatnya sekitar pukul 17.59 WIB,” kata Sonni kepada Sumbarkita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban turun ke sungai untuk memasang alat tangkap ikan tradisional berupa pukat.
Ketika sedang memasang pukat, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terseret arus hingga terbawa ke bagian tengah Sungai Batang Hari.
Melihat kejadian tersebut, seorang warga bernama Jon yang berada di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan. Saksi mencoba menjangkau korban yang saat itu sudah kesulitan mengendalikan diri di tengah derasnya arus sungai.
Namun upaya penyelamatan itu tidak berhasil karena kuatnya arus dan pusaran air di lokasi kejadian.
“Nahas, upaya penyelamatan itu tidak berjalan mulus karena kuatnya pusaran air sungai di lokasi kejadian,” ujar Sonni.
Korban kemudian terlepas dari jangkauan warga dan hanyut mengikuti arus sungai ke arah Dusun Tangah.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. Tim gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan keberadaan korban.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi arus sedang deras dan berpotensi membahayakan keselamatan.













