Minggu, Mei 31, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Mengintip Teknologi Pertanian Modern di Kebun Melon Pekanbaru

Redaksi
Sabtu, 30 Mei 2026 00:05
in Kabar Rantau
Budi daya melon di Agrowisata Evergreen House Pekanbaru. Foto: Media Center Riau

Budi daya melon di Agrowisata Evergreen House Pekanbaru. Foto: Media Center Riau


Kabarminang — Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah wajah industri dan komunikasi, tetapi juga mulai merambah sektor pertanian modern. Berbagai inovasi kini diterapkan guna meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil panen agar mampu bersaing di tengah kebutuhan pasar yang semakin tinggi.

Di Indonesia pertanian berbasis teknologi perlahan mulai dilirik petani dan pelaku usaha. Sistem budi daya modern dianggap mampu menjadi solusi atas tantangan cuaca ekstrem, keterbatasan lahan, hingga efisiensi produksi yang selama ini menjadi persoalan utama petani konvensional.

Penerapan teknologi pertanian modern tersebut kini dapat ditemui di Agrowisata Evergreen House Pekanbaru. Kebun melon premium itu menggabungkan konsep wisata edukasi dengan sistem budi daya hidroponik yang mengandalkan greenhouse.

Pemilik Evergreen House Pekanbaru, Indra Djaya, mengatakan bahwa seluruh proses produksi melon premium di tempatnya dilakukan menggunakan sistem pertanian modern yang terintegrasi. Ia menerapkan teknologi tersebut untuk menjaga kualitas buah tetap stabil hingga masa panen.

“Dalam proses produksi, kebun melon Evergreen House sepenuhnya menerapkan teknologi pertanian modern dengan memanfaatkan fasilitas greenhouse. Sistem penanaman yang digunakan adalah hidroponik modern, yang memadukan metode Nutrient Film Technique dan Dutch Flow Technique,” ujarnya pada Kamis (28/05/2026) sebagaimana dilansir dari Media Center Riau.

penggunaan greenhouse menjadi bagian penting dalam menjaga tanaman tetap aman dari gangguan cuaca ekstrem, hama, maupun penyakit tanaman. Lingkungan yang lebih terkontrol membuat proses pertumbuhan melon berjalan lebih optimal.

Selain itu, Evergreen House menerapkan sistem hidroponik modern yang membuat proses budi daya menjadi lebih efisien. Teknologi tersebut memungkinkan tanaman memperoleh pasokan nutrisi dan air secara stabil setiap hari.

Indra mengatakan bahwa sistem pengairan di kebun melon dijalankan secara otomatis menggunakan pompa listrik. Dengan metode tersebut, proses penyiraman manual tidak lagi diperlukan karena seluruh sirkulasi air berjalan secara terukur.

“Melalui sistem hidroponik ini, pengairan tanaman berjalan secara otomatis melalui sirkulasi yang digerakkan oleh pompa listrik, sehingga tidak ada lagi proses penyiraman yang dilakukan secara manual. Fokus pengelola saat ini adalah memaksimalkan kapasitas produksi yang ada,” ujarnya.

Indra menerangkan proses budi daya melon premium membutuhkan waktu 65-75 hari sebelum akhirnya siap dipanen. Mulai dari tahap penyemaian hingga panen, tanaman memerlukan perawatan intensif agar menghasilkan buah berkualitas tinggi.

“Proses budi daya dari tahap semai hingga masa panen membutuhkan waktu sekitar 65 hingga 75 Hari Setelah Semai (HSS). Kunci utama yang membedakan melon premium dengan produk di pasaran adalah tingkat kematangan dan kesegarannya,” tuturnya.

Berbeda dengan melon biasa yang sering dipanen sebelum matang sempurna, melon premium dibiarkan matang langsung di pohon. Cara tersebut dilakukan untuk menjaga cita rasa manis alami yang menjadi ciri khas melon premium.

“Buah yang dihasilkan benar-benar matang di pohon dan bukan hasil pemeraman. Untuk menjaga kualitas dan rasa manis di atas tingkat kemanisan 15 persen brix (setara dengan 15 gram gula), pengelola menerapkan perawatan yang sangat disiplin berdasarkan dua fase pertumbuhan,” ucapnya.

Menurut Indra, proses perawatan tanaman dibagi menjadi dua tahap utama yakni fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif, fokus utama diarahkan untuk memperkuat struktur tanaman agar mampu menopang buah dengan baik.

“Pada fase vegetatif, fokus diarahkan pada pertumbuhan akar, batang, dan daun dengan cara memangkas tunas air atau cabang hingga ruas ke-10 agar batang tumbuh kokoh dan berdaun lebar,” ujarnya.

Setelah memasuki fase generatif, perhatian petani beralih pada proses pembentukan buah. Pada tahap ini dilakukan penyerbukan atau polinasi pada bunga betina agar calon buah berkembang secara maksimal dan memiliki bentuk sempurna.

“Memasuki fase generatif, dilakukan penyerbukan atau polinasi pada bunga betina agar calon buah berkembang maksimal,” ucapnya.

Salah satu teknik penting yang diterapkan ialah membatasi jumlah buah pada setiap tanaman. Cara tersebut dilakukan agar seluruh nutrisi tanaman terfokus pada satu buah sehingga kualitas rasa, ukuran, dan bobot melon menjadi lebih optimal.

“Hal tersebut guna memastikan nutrisi terserap secara focus sehingga setiap satu tanaman hanya dipelihara satu buah saja, dengan begitu menghasilkan bobot, bentuk, dan rasa manis yang optimal,” tuturnya.


Tags: 15 persen brixAgrowisata Evergreen Houseagrowisata Pekanbaruberita pertanian terbarubudidaya melon greenhousebudidaya melon premiumDutch Flow TechniqueEvergreen House Pekanbarufase generatif tanamanfase vegetatif tanamangreenhouse melongreenhouse pertanianhasil panen berkualitashidroponik modernIndra Djayainovasi pertaniankadar kemanisan melonkebun melon premiumMedia Center Riaumelon hidroponikmelon manis premiummelon matang di pohonmelon premiumNutrient Film Techniquepertanian berbasis teknologipertanian di Pekanbarupertanian efisienpertanian hidroponikpertanian modernpertanian modern Indonesiapetani modernpompa listrik hidroponiksistem hidroponik NFTsistem pengairan otomatisSumbarkitateknik polinasi melonteknologi greenhouseteknologi pertanianteknologi pertanian Indonesiawisata edukasi pertanian

Berita Terkait

Sopir Truk yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bukittinggi Datangi Kantor Polisi

Sopir Truk yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bukittinggi Datangi Kantor Polisi

25 Agustus 2025
Modus Pengobatan Gaib, Suami Serahkan Istri ke Dukun untuk Disetubuhi

Modus Pengobatan Gaib, Suami Serahkan Istri ke Dukun untuk Disetubuhi

1 Juli 2025
Polisi Bongkar Portal dan Dua Pondok di Jalan Umum Rohul Usai Viral Dugaan Pungli

Polisi Bongkar Portal dan Dua Pondok di Jalan Umum Rohul Usai Viral Dugaan Pungli

1 Juni 2025
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Pariaman Hari Ini, Apakah Berpotensi Tsunami?

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Bengkulu, Terasa di Sejumlah Daerah

23 Mei 2025
Seekor Harimau Muncul di Kawasan Pabrik Goni

Seekor Harimau Muncul di Kawasan Pabrik Goni

28 April 2025
Ngaku Ustaz, Pria Asal Padang Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

Ngaku Ustaz, Pria Asal Padang Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

25 April 2025
Next Post
Fadly Amran Tawarkan Kekayaan Kuliner Padang di Ajang Ubud Food Festival XI di Bali

Fadly Amran Tawarkan Kekayaan Kuliner Padang di Ajang Ubud Food Festival XI di Bali

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Mobil Asal Sawahlunto Berisi 6 Orang Masuk Sungai di Sijunjung, Sopir Tewas

Mobil Asal Sawahlunto Berisi 6 Orang Masuk Sungai di Sijunjung, Sopir Tewas

25 Mei 2026

Tiga Pasang Remaja di Sawahlunto Diduga Berbuat Mesum, Begini Penjelasan Polisi

Tiga Pasang Remaja di Sawahlunto Diduga Berbuat Mesum, Begini Penjelasan Polisi

24 Mei 2026

Mobil Asal Sawahlunto Berisi 6 Orang Masuk Sungai di Sijunjung, Sopir Tewas

Polisi Ungkap Penyebab Mobil Masuk Jurang di Sijunjung yang Tewaskan Sopir

25 Mei 2026

Pria Asal Tanah Datar Ditemukan Tewas Tergantung di Area Perkebunan Unand Padang

Pria Asal Tanah Datar Ditemukan Tewas Tergantung di Area Perkebunan Unand Padang

28 Mei 2026

Lagi, Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim karena Sebut Sumbar Barbar dan Intoleran

Lagi, Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim karena Sebut Sumbar Barbar dan Intoleran

28 Mei 2026

Ibu dan Anak Tewas Akibat Tabrakan Motor di Agam

Ibu dan Anak Tewas Akibat Tabrakan Motor di Agam

24 Mei 2026

Bus Palala Rute Jakarta–Padang Terbakar di Sumatera Selatan

Bus Palala Rute Jakarta–Padang Terbakar di Sumatera Selatan

30 Mei 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.