Kabarminang — Mengawali langkah strategis dalam transformasi digital akademik, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang sukses menggelar acara “Sosialisasi Sinkronisasi SISTER, Google Scholar, dan SINTA” pada Rabu (13/5/2026). Bertempat di Aula Fakultas Syariah, kegiatan itu menandai momentum penting penerapan perdana sistem SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi) secara terpusat di lingkungan kampus.
Acara bagi penataan tata kelola kepegawaian dan evaluasi tridarma itu mendapat dukungan penuh dari rektorat. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Imam Bonjol Padang, Nurus Shalihin, yang menyampaikan arahan kepada peserta.
Jajaran pemimpin Fakultas Syariah juga hadir untuk mengawal jalannya acara, yaitu dekan Alfadli, Wakil Dekan I Salma, Wakil Dekan II Afrinal, Wakil Dekan III Duhriah. Acara itu juga diikuti dengan antusiasme tinggi oleh semua dosen di lingkungan Fakultas Syariah.
Transisi ke sistem digital yang baru sering kali memunculkan kendala teknis dan administratif. Karena itu, kegiatan itu tidak hanya sekadar sosialisasi satu arah. Sosialisasi itu diberikan secara langsung oleh Tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Imam Bonjol Padang.
Untuk mengawal proses itu agar berjalan komprehensif, rektorat secara khusus menghadirkan Bagian Kepegawaian UIN IB Padang serta Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) untuk turut mendampingi para dosen.
Dalam arahannya, Wakil Rektor I UIN Imam Bonjol Padang, Nurus Shalihin, menekankan urgensi dari pemutakhiran pangkalan data akademik itu.
“Sinkronisasi data antara SISTER, SINTA, dan Google Scholar ini sangat vital. Hal ini tidak hanya menjadi penentu bagi kelancaran pengembangan karier dan evaluasi kinerja individu dosen, tetapi juga akan berdampak langsung pada peningkatan mutu dan akreditasi institusi kita ke depannya,” tutur Nurus Shalihin.
Sinergi lintas unit yang dimotori oleh LPM itu diharapkan mampu mengakselerasi proses pemutakhiran data secara cepat dan tepat. Kegiatan itu juga diharapkan dapat memastikan semua tenaga pendidik di UIN Imam Bonjol Padang siap menghadapi era administrasi akademik digital yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi.
















