kabarminang — Seorang bocah laki-laki bernama Jestra usia 10 tahun, yang terseret ombak di Pantai Simpang Tigo Buayo Putiah, Kampuang Pasar Taratak, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia pada Selasa (12/5/2026) sore.
Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 15.15 WIB setelah tim SAR melanjutkan operasi pencarian sejak pagi hari.
“Korban atas nama Jestra ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka,” ujarnya.
Ia melanjutkan, dalam operasi pencarian, tim SAR membagi area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) dengan luas area pencarian sekitar 0,5 kilometer persegi dan radius pencarian hingga 4 mil laut dari lokasi kejadian. Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Basarnas, BPBD, Polsek Sutera, Koramil, pihak kecamatan, perangkat nagari, hingga masyarakat setempat.
“Usai korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup setelah dilakukan debriefing pada pukul 16.20 WIB dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” tuturnya.
Kronologi Kejadian
Diberitakan sebelumnya, Kepala Kampung Pasar Taratak, Betrik Noval Libraski atau Roki, mengatakan kejadian itu berawal pada Minggu (10/5/2026) pukul 14.30 WIB. Ia menyebut saat itu korban bersama rekan-rekannya berenang di pintu muara pantai tersebut setelah pintu muara terbuka.
Setelah mereka selesai berenang, kata Roki, lima rekan korban pergi dari pintu muara tersebut. Sementara itu, korban masih berada di sana. Korban kemudian melihat sebuah pelampung, mengambilnya, lalu melompat kembali ke pintu muara.
















