Kabarminang – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan melalui kehadiran Wali Kota Pariaman, Yota Balad, pada kegiatan pemasangan uniform dan pengucapan sumpah janji (capping day) mahasiswa STIKES Piala Sakti Pariaman, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balaikota Pariaman ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan siap terjun ke lapangan.
Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa Pemko Pariaman terus mendorong lahirnya tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki etika pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam pelayanan publik. Karena itu, Pemko Pariaman sangat mendukung proses pendidikan yang melahirkan lulusan yang disiplin, berdedikasi, dan humanis dalam melayani pasien,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran program Saga Saja Plus sebagai upaya konkret pemerintah dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Dari total 86 mahasiswa yang mengikuti kegiatan, 11 di antaranya merupakan peserta program tersebut.
Menurutnya, program Saga Saja Plus merupakan strategi Pemko Pariaman dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Ini bentuk investasi jangka panjang. Kita ingin anak-anak Pariaman memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi dan kembali membangun daerah,” jelasnya.
Pemko Pariaman juga berharap para mahasiswa yang akan memasuki tahap praktik klinik dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, sekaligus menjadi representasi kualitas pendidikan di daerah.
Sementara itu, Ketua STIKES Piala Sakti Pariaman, Syahrul, menyampaikan bahwa kegiatan capping day ini menjadi titik awal mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lainnya.
“Dengan dukungan Pemko Pariaman, kami optimistis mahasiswa dapat menjalani praktik dengan baik dan menjadi tenaga kesehatan yang profesional,” ujarnya. (rika)















