Kabarminang — Seorang perempuan muda hendak bunuh diri (bundir) di Jembatan Siti Nurbaya, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, pada Senin (4/5/2026). Ia kemudian diselamatkan oleh sejumlah petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang saat akan melompat dari jembatan tersebut.
Dalam video yang dikirimkan Dinas Damkar Kota Padang terlihat bahwa beberapa petugas menahan perempuan yang berupaya memanjat pagar jembatan dan ingin melompat ke sungai di bawahnya.
Anggota Provost Peleton C Dinas Damkar Kota Padang, Didik, mengatakan bahwa perempuan tersebut berinisial YF (27 tahun), beranak satu usia tiga tahun, dan memiliki suami. Ia menyebut bahwa perempuan itu merupakan warga Perumahan Green Farensa 7 Blok I, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang.
“Dia ada masalah keluarga,” ujar Didik.
Didik menceritakan bahwa pada siang hari perempuan itu mengirimkan pesan ke nomor WhatsApp Damkar Padang. Perempuan itu mengatakan bahwa ia ada masalah keluarga dan bertanya kepada Damkar Padang apakah bisa menjadi tempat bercerita baginya. Namun, saat itu dia tidak memberitahukan lokasi keberadaannya.
Pada malam hari, kata Didik, perempuan itu menghubungi damkar lagi dan memberi tahu bahwa ia berada di Jembatan Siti Nurbaya. Setelah mendapatkan informasi itu, sejumlah petugas damkar dari peleton C pergi ke Jembatan Siti Nurbaya untuk mencari perempuan tersebut sekitar pukul 20.00 WIB.
Setibanya di Jembatan Siti Nurbaya, kata Didik, personel Damkar Padang menahan perempuan tersebut saat ia berupaya memanjat pagar jembatan dan ingin melompat ke sungai di bawahnya. Pihaknya kemudian mengajak perempuan itu untuk mengobrol.
“Kami berhasil membujuknya. Saat ini kami sedang berada dalam perjalanan membawanya ke rumahnya untuk dimediasi dengan keluarganya,” ujar Didik.
Kabarminang.com akan terus memantau kasus tersebut dan menyampaikan perkembangannya dalam berita selanjutnya.
View this post on Instagram















