Kabarminang — Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengunjungi Hotel Imam Bonjol di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 15, Padang, pada Senin (20/4/2026). Kunjungan ke hotel yang dikelola oleh UIN Imam Bonjol Padang itu merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah daerah dalam meninjau kesiapan fasilitas perhotelan di kota tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Fadly melihat berbagai aspek kesiapan hotel sebagai salah satu penunjang pengembangan sektor pariwisata, khususnya pariwisata halal yang tengah menjadi fokus penguatan di daerah.
Kehadiran wali kota juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap perkembangan UIN Imam Bonjol Padang sebagai institusi pendidikan yang terus berinovasi, termasuk dalam pengelolaan aset produktif.
Hotel Imam Bonjol diharapkan tidak hanya berperan sebagai fasilitas akomodasi, tetapi juga menjadi representasi kontribusi kampus dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam sektor ekonomi dan pariwisata berbasis nilai-nilai halal.
Fadly menilai bahwa keberadaan hotel berbasis syariah itu dapat menjadi nilai tambahan terhadap sektor pariwisata serta ekonomi kota Padang. Ia menyampaikan bahwa komitmen Pemko Padang dalam mendorong kelancaran investasi merupakan peluang inseftif dalam keringanan pajak daerah juga kemudahan dalam perizinan.
“Alhamdulillah ada banyak investasi hotel di Kota Padang ini, pemerintahan kota padang sangat mendukungnya adanya investasi serupa Hotel Imam Bonjol By Benhas,” ucapnya.
Hotel Imam Bonjol By Benhas tidak hanya menawarkan kenyaman tapi juga juga menawarkan prinsip syariah. Tamu yang ingin menginap diwajibkan untuk menunjukan surat dokumen, seperti buku nikah bagi tamu yang berpasangan.
Hotel itu juga menawarkan air mineral dari produk internal kampus yaitu “IB Fresh” yang akan memperkuat identitas institusi.
Hotel yang kini berdiri megah sebelumnya merupakan Kampus I UIN Imam Bonjol Padang, yang telah direvitalisasi sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset institusi. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 4.900 meter persegi, hotel ini dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Imam Bonjol Padang.
Transformasi itu tidak hanya menghadirkan wajah baru bagi kawasan eks kampus lama, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung kemandirian finansial perguruan tinggi melalui pengelolaan aset yang lebih produktif dan berkelanjutan.















