Kabarminang — Sebuah mobil pikap menabrak tiga sepeda motor di jalan raya Agam—Pasaman Barat, tepatnya di Jorong Lubuk Alung, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Agam, Sumatera Barat (Sumbar),pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 9.00 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Agam, AKP Irawady, mengatakan bahwa mobil tersebut ialah Mitsubishi L300 bernomor polisi BA 8697 QC, dikemudikan oleh Andri Putra Pertama (35 tahun) dan ditumpangi oleh Rulastrizal (54 tahun). Semenara itu, ketiga sepeda motor itu ialah Honda Genio bernomor polisi BA 6098 TE, dikendarai Calsi Susanti (22 tahun), membonceng Nesya Adinda Putri (18 tahun); sedangkan kedua sepeda motor lagi terpakir di luar badan jalan, yakni Honda Revo bernomor polisi BA 6703 TT milik Ali Safri (64 tahun) dan Suzuki Skywave bernomor polisi BM 5262 ED milik Rudi Parmansyah (31 tahun).
Perihal kecelakaan itu, Irawady menceritakan bahwa awalnya mobil pikap tersebut melaju dari arah Padang menuju Pasaman. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan itu melebar ke kanan jalan, lalu menabrak Honda Genio, yang datang dari arah berlawanan.
“Setelah tabrakan itu, mobil pikap terus melebar ke kanan hingga keluar badan jalan, kemudian menabrak dua sepeda motor yang sedang terparkir di luar badan jalan,” ujar Irawady pada Selasa (21/4/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, kata Irawady, pengendara Honda Genio mengalami luka-luka. Ia menyebut bahwa korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Lubuk Basung. Adapun penumpang Honda Genio, katanya, mengalami luka-luka, kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Sementara itu, kata Irawady, pengemudi mobil pikap mengalami luka pada bagian kepala, lalu dirujuk ke RS Universitas Andalas di Padang; penumpang mobil mengalami luka ringan.
Irawady bahwa pengemudi Honda Genio, Calsi Susanti, merupakan warga Bancah Tungka, Jorong Lubuk Alung, Nagari Bawan. Sementara itu, katanya, penumpang sepeda motor itu, Nesya Adinda Putri, merupakan warga Durian Condong, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman. Adapun sopir mobil pikap, Andri Putra Pertama, katanya, berdomisili di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, sedangkan penumpangnya, Rulastrizal, merupakan buruh harian lepas, tinggal di Gunuang Kanter, Nagari Sungai Buluah Selatan, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman.
Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kata Irawady, kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada empat kendaraan yang terlibat. Pihaknya menaksir bahwa kerugian material pada empat kendaraan itu sekitar Rp30 juta.
















