Kabarminang — Wakil Wali Kota (Wawako) Payakumbuh, Elzadaswarman, menghadiri perayaan khatam Al-Quran Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Masjid Istiqlal di Labuah Basilang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu (11/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 52 peserta, terdiri dari 47 peserta khatam Al-Quran dan lima peserta khatam Iqra.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan agama menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Ini adalah awal bagaimana ke depan anak-anak kita bisa lebih mendalami Al-Quran dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran orang tua dalam mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
“Kepada orang tua mari kita persiapkan anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin di masa yang akan datang dengan akhlak yang mulia,” katanya.
Elzadaswarman juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi yang dinilai berdampak pada pembinaan moral anak-anak. Ia juga menyebut sejumlah fenomena sosial yang terjadi menjadi peringatan bagi semua pihak.
“Mengapa demikian, karena kita melihat belakangan ini ada kasus anak yang tega menyakiti bahkan membunuh orang tuanya. Ini menjadi warning bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan moral harus ditanamkan sejak dini, salah satunya melalui pendidikan berbasis agama. Ia juga menyampaikan bahwa tanggung jawab pembinaan generasi muda bukan hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah, tapi juga orang tua, niniak mamak, guru, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Kepada para peserta, Elzadaswarman berpesan agar tidak berhenti belajar Al-Quran setelah khatam, tetapi terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan khatam Al-Quran tersebut karena dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kota Payakumbuh dalam penguatan pendidikan karakter.















