Kabarminang — Sebanyak 123 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan 110 kepala keluarga (KK) korban banjir serta tanah longsor di Padang Panjang menerima bantuan pangan dan sandang dari Pemerintah Kota, Senin (16/3/2026).
PPKS yang menerima paket bantuan terdiri dari 52 lansia terlantar, 67 penyandang disabilitas, dan empat anak terlantar. Setiap penerima mendapatkan paket sembako senilai Rp500 ribu dan paket sandang senilai Rp150 ribu.
Wali Kota Hendri Arnis mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian Pemko terhadap warga terdampak bencana dan masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan Pemerintah Kota berupaya memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
“Kami berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana, benar-benar merasakan manfaat program pemerintah. Jika masih ada yang belum tersentuh, kami berharap masyarakat menyampaikannya kepada pemko,” ujarnya saat menyerahkan secara simbolis bantuan itu di rumah dinasnya.
Ia menambahkan, meski nilai bantuan tidak terlalu besar, paket tersebut diharapkan mampu meringankan kebutuhan sehari-hari penerima.
Selain bantuan untuk PPKS, Pemko Padang Panjang juga menyalurkan paket sembako untuk 110 KK korban banjir dan tanah longsor, yang berisi: beras 10 kg, susu tujuh kotak, dua lembar pakaian, empat kaleng sarden, dan 20 bungkus mi instan.
Sementara itu, paket PPKS mencakup beras premium 10 kg, tiga kaleng sarden ukuran 425 gram, dua bungkus minyak goreng masing-masing 2 liter, satu rak telur ayam ras, dan dua kg gula pasir. Paket sandang berisi handuk, dua renteng sampo, tiga batang sabun mandi, pasta gigi, dan sikat gigi.
















