Kabarminang — Seekor harimau muncul di kebun warga di Jorong Palupuah, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Agam, pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin, mengatakan harimau tersebut pertama kali terlihat oleh tiga orang warga yang sedang membersihkan kebun pisang di lahan seluas sekitar 250 hektare. Saat kejadian, warga tidak melarikan diri dan justru berbicara secara lisan dengan harimau tersebut.
“Saat kejadian ada warga yang menyampaikan dengan kalimat, ba a ceritonyo kini nyiak, ba a sabananyo, dek lah manampakan balang kini ko (Bagaimana cerita hari ini, apa sebenarnya, mengapa menampakkan diri hari ini),” ujar Zul menirukan ucapan warga saat berhadapan dengan harimau tersebut.
Ia melanjutkan, sejauh ini tidak ada laporan gangguan maupun korban akibat penampakan tersebut. Zul juga mengatakan pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, harimau kembali terlihat oleh warga di kawasan yang sama.
Menindaklanjuti kejadian itu, Pemerintah Nagari Pasia Laweh telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar serta membentuk Patroli Anak Nagari (Pagari) untuk berjaga-jaga apabila terjadi penampakan kembali.
“Kini harimau tersebut mungkin masih berkeliaran di kebun warga dan kami sedang menunggu kedatangan petugas BKSDA Sumbar,” tuturnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di kebun dan jangan menyakiti harimau serta segera melapor ke perangkat nagari apabila kembali melihat keberadaan satwa tersebut.
Sementara itu, kemunculan harimau tersebut sempat terekam kamera ponsel warga. Harimau tersebut muncul di sela-sela pohon pisang. Dalam video itu terdengar seseorang sempat berbicara dengan lisan dan menanyakan kabar harimau itu.
















