Kabarminang — Sebanyak 96 orang di SMAN 1 Sungai Rumbai, Dharmasraya, mengalami berbagai keluhan kesehatan, seperti sakit perut, mual, diare, demam, dan mencret. Dua di antara korban dirawat di rumah sakit.
Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Daerah Pemkab Dharmasraya, Jasman Rizal. Ia menjelaskan bahwa 96 orang itu terdiri atas siswa, ibu hamil, dan wanita lansia. Ia mengatakan bahwa semua korban mengalami keluhan kesehatan sejak Selasa (3/2/2026) hingga Rabu (4/2/2026).
“Mereka mengonsumsi makanan itu kemarin, bukan tadi,” ucap Jasman kepada Kabarminang.com.
Hingga kini pihaknya belum bisa memastikan penyebab semua korban mengalami keluhan kesehatan tersebut. Ia mengatakan bahwa terlalu dini untuk mengatakan bahwa korban keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah itu karena hasil pemeriksaan sampel belum keluar.
“Sampel makanan MBG sudah dibawa untuk diperiksa di laboratorium. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan tersebut. Nanti diumumkan hasilnya,” ujar Jasman.
Jasman menambahkan bahwa Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, telah memerintahkan Satgas MBG untuk menginvestigasi kasus tersebut. Ia menyebut bahwa setelah mendapatkan informasi tentang kasus itu, Annisa segera mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk mengikuti rapat melalui aplikasi Zoom agar semua pihak segera menanggapi kasus tersebut.
“Bupati meminta hasil pemeriksaan sampel makanan tersebut keluar dalam waktu 1 x 24 jam untuk mengetahui penyebab keluhan kesehatan tersebut,” tutur Jasman.
View this post on Instagram















