Kabarminang – Sebuah video yang menampilkan seorang istri menangis histeris usai menjadi korban penipuan daring viral di media sosial TikTok. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok Sendi Saefudin dan menyita perhatian warganet.
Dalam unggahannya pada Kamis (25/12), Sendi menceritakan dirinya bersama sang istri menjadi korban penipuan melalui tautan (link) Telegram yang menjanjikan komisi dan bonus dari sebuah “misi” tertentu. Tanpa disadari, modus tersebut justru menguras seluruh uang tabungan mereka sebesar Rp13 juta.
“Musibah tidak ada yang tahu. Sedikit cerita saya dan istri terkena musibah penipuan. Uang habis gegara klik link sembarangan, dijanjikan dapat komisi dan bonus, tapi semuanya tipu-tipu,” tulis Sendi dalam keterangan videonya.
Sendi mengungkapkan, uang yang hilang tersebut merupakan hasil tabungan mereka selama lima tahun. Setelah menjalankan sejumlah misi yang diarahkan melalui Telegram, modal yang mereka setorkan tidak kembali dan komisi yang dijanjikan tak pernah diterima.
Peristiwa penipuan itu terjadi pada 24 Desember 2025. Dalam video yang beredar, sang istri tampak menangis histeris karena tidak sanggup menerima kenyataan uang tabungan keluarga mereka lenyap dalam sekejap.
Unggahan tersebut mendapat respons luas dari warganet. Hingga kini, video itu telah ditonton 2,6 juta dan disukai lebih dari 69 ribu akun dan menuai sekitar 11 ribu komentar, sebagian besar berisi simpati, dukungan, serta peringatan agar masyarakat lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok misi berhadiah di Telegram.















