Kabarminang — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menyita sembilan botol minuman beralkohol tanpa izin edar dari sebuah warung di Jalan Veteran, Kecamatan Padang Barat, pada Minggu (2/11/2025) dini hari.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Padang, Rio Ebu Pratama, mengatakan bahwa pihaknya menyita minuman beralkohol itu setelah menerima laporan warga tentang dugaan aktivitas penjualan minuman keras tanpa izin di kawasan tersebut.
“Setiap tempat usaha yang menjual, mendistribusikan, atau menyajikan minuman beralkohol wajib memiliki izin edar resmi. Izin ini penting agar kegiatan usaha berjalan sesuai hukum dan memperoleh legalitas yang sah” ujar Rio dalam keterangan yang diperoleh Kabarminang.com pada Senin (3/11/2025).
Rio menyatakan bahwa kegiatan penjualan minuman beralkohol di warung tersebut diduga melanggar Peraturan Wali Kota Nomor 57 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, serta Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum.
“Karena pemilik warung tidak dapat menunjukkan izin resmi seperti Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB) atau Surat Keterangan Penjualan Langsung (SKPL), maka minuman tersebut kita amankan sebagai barang bukti,” tuturnya.
Rio menyebut bahwa warung tempat pihaknya menemukan minuman beralkohol itu tidak memiliki nama resmi, dan hanya berupa warung jalanan.
Setelah menyita sembilan botol minuman beralkohol, kata Ebu, pihaknya menyerahkan barang bukti tersebut kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).
Pihaknya juga memberikan surat panggilan kepada pemilik warung yang menjual minuman tanpa izin, untuk menghadap ke PPNS dan menjalani proses pemeriksaan. Rio mengatakan bahwa jika dalam pemeriksaan ditemukan unsur pelanggaran yang kuat, kasus dapat dilanjutkan ke tindak pidana ringan (tipiring) sesuai aturan yang berlaku.















