Senin, Oktober 26, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

220 Kilometer Rel, 80 Ribu Nyawa: Tragedi Kereta Api Sijunjung–Pekanbaru

Redaksi
Senin, 18 Agustus 2025 | 21:03
in Kabar Sumbar
Potret pekerja paksa di zaman Jepang. IST

Potret pekerja paksa di zaman Jepang. IST

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Jalur kereta api Muaro Sijunjung–Pekanbaru sepanjang 220 kilometer pernah menjadi proyek ambisius penjajahan Jepang di Indonesia. Dibangun pada masa pendudukan 1942–1945, jalur ini dirancang untuk mengangkut batubara dari Ombilin, Sumatera Barat, menuju pantai timur Sumatera melalui Sungai Siak, Riau. Namun, di balik proyek tersebut tersimpan kisah kelam penuh penderitaan para pekerja paksa atau romusha.

Awalnya, pembangunan rel kereta api di Sumatera merupakan gagasan kolonial Belanda untuk memperlancar transportasi hasil perkebunan dan tambang. Namun, proyek besar itu baru benar-benar digarap serius oleh Jepang. Bagi Negeri Sakura, jalur ini memiliki nilai strategis: mendukung logistik perang sekaligus mempercepat mobilisasi pasukan.

Pengerjaan jalur Pekanbaru–Muaro dilakukan dengan sistem kerja paksa. Ribuan romusha dikerahkan, baik dari penduduk lokal maupun pekerja paksa yang dibawa dari Jawa. Mereka bekerja siang dan malam, dengan bekal makanan seadanya. Siksaan dan kerja berat menjadi keseharian mereka di bawah pengawasan ketat mandor-mandor Jepang dan Korea.

Kondisi romusha sangat mengenaskan. Janji upah yang sempat disampaikan Jepang perlahan sirna. Hak-hak pekerja dipangkas, jatah makanan semakin dikurangi, hingga akhirnya mereka dipaksa bekerja tanpa bayaran dan tanpa bekal gizi layak. Makanan yang tersedia hanyalah rebusan sayur encer dan air.

Untuk bertahan hidup, para romusha sering berburu hasil hutan. Mereka memakan apa saja yang bisa ditangkap—pisang, ketela, umbi-umbian, talas hutan, hingga daging tikus, ular, dan babi hutan. Ikan dari sungai dan rawa pun menjadi pengganjal perut. Semua dimasak dengan cara sederhana, seringkali tanpa bumbu, bahkan tanpa garam.

Henk Hovinga dalam bukunya Op Dood Spoor menuliskan bahwa makan bagi romusha bukan lagi soal kenyang, melainkan soal bertahan hidup. Mereka berkongsi dua hingga tiga orang untuk merebus atau membakar hasil buruan di sela waktu kerja, meski seringkali dilakukan di tengah kegelapan malam.

Dikutip Kabarminang pada Senin (18/8), disebutkan bahwa proyek ambisius itu pun menelan korban jiwa yang sangat besar. Diperkirakan 80 ribu romusha tewas akibat kelaparan, penyakit, siksaan, dan kelelahan sepanjang pembangunan jalur kereta api Pekanbaru–Muaro. Angka ini menjadikan proyek tersebut sebagai salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di Sumatera pada masa pendudukan Jepang.

Meski jalur kereta api Pekanbaru–Muaro akhirnya rampung pada tahun 1945, proyek ini segera terbengkalai. Jepang menyerah kepada Sekutu setelah bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki. Jalur yang dibangun dengan darah dan air mata itu pun ditinggalkan begitu saja.

Kini, sisa-sisa jalur kereta api Pekanbaru–Muaro masih dapat ditemukan di beberapa titik, menjadi saksi bisu penderitaan ribuan romusha. Jalur ini bukan sekadar infrastruktur peninggalan kolonial, tetapi juga monumen penderitaan yang mengingatkan betapa mahalnya harga kemerdekaan yang kini dinikmati bangsa Indonesia.


Tags: Jalur kereta api Muaro Sijunjung–PekanbaruKereta Api Sijunjung–Pekanbaru
ShareTweetPin

Berita Terkait

Gandeng DPR RI, Pemko Payakumbuh Perluas Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

Gandeng DPR RI, Pemko Payakumbuh Perluas Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

25 Oktober 2026
Pemko Padang dan KAN Nanggalo Perkuat Sinergi untuk Lestarikan Nilai Adat

Pemko Padang dan KAN Nanggalo Perkuat Sinergi untuk Lestarikan Nilai Adat

25 Oktober 2026
Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

25 Oktober 2026
Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

25 Oktober 2026
Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

25 Oktober 2026
Arus Lalu Lintas Padang–Solok di Sitinjau Lauik Padat, Volume Kendaraan Meningkat Saat Libur

Panyalaian dan Sitinjau Lauik Kerap Makan Korban, Akademisi Desak Jalur Penyelamatan Darurat

25 Oktober 2026
Next Post
Tersangka Pemutilasi dan Pemakan Daging Manusia di Pesisir Selatan Diserahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pemutilasi dan Pemakan Daging Manusia di Pesisir Selatan Diserahkan ke Kejaksaan

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

21 Oktober 2026

Pergi ke Batam untuk Magang, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Pergi ke Batam untuk Magang, Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

24 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Viral Sejoli Kepergok Mesum di Sijunjung, Polisi: Akan Dinikahkan Keluarga

22 Oktober 2026

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

23 Oktober 2026

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

24 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

22 Oktober 2026

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

20 Oktober 2026

Berita Terkini

50 Siswa Kurang Mampu di Indarung Terima Bantuan Pendidikan dari PT Semen Padang

50 Siswa Kurang Mampu di Indarung Terima Bantuan Pendidikan dari PT Semen Padang

25 Oktober 2026

Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen, Pemko Percepat Imunisasi Kejar

25 Oktober 2026

Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

Bunga Rafflesia Hasseltii Mekar Sempurna di Sijunjung

25 Oktober 2026

Curi Rp30 Juta di Padang Pariaman, Pria 38 Tahun Ini Kabur hingga ke Jawa

Curi Rp30 Juta di Padang Pariaman, Pria 38 Tahun Ini Kabur hingga ke Jawa

25 Oktober 2026

Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

Pemko Padang Perbaiki Jalan Rusak di Lubuk Begalung dan Koto Tangah

25 Oktober 2026

Terbongkar! Seorang Pria Timbun 1.000 Liter Solar Subsidi di Padang Pariaman

Terbongkar! Seorang Pria Timbun 1.000 Liter Solar Subsidi di Padang Pariaman

25 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.