Kabarminang – Sebanyak 510 wisudawan mengikuti prosesi wisuda hari kedua Angkatan ke-95 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang digelar pada Minggu (19/4/2026) di Gedung J, Kampus III kawasan Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, mengatakan ratusan wisudawan tersebut berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) sebanyak 103 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 93 orang, Fakultas Syariah (FS) 204 orang, serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) sebanyak 110 orang.
Dalam prosesi tersebut, pihak kampus juga menetapkan 16 wisudawan sebagai lulusan terbaik dengan predikat pujian. Seluruhnya merupakan lulusan strata satu (S1) dengan capaian indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi di masing-masing program studi.
IPK tertinggi diraih oleh Nurul Fadillah dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama dengan nilai sempurna 4,00. Selain itu, Mega Mustika dari Studi Agama-Agama mencatatkan IPK 3,96, sementara Sabrina Azzahra dan Delha Jelita masing-masing meraih IPK 3,93.
Sejumlah nama dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi seperti Nabilla Arsya Amara, Ridha Mutiara Hariyani, dan Syera Vina Gusniaty juga masuk dalam daftar lulusan terbaik dengan IPK berkisar antara 3,65 hingga 3,91.
Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, lulusan terbaik diwakili oleh Asyifa Khairunnisa, Lanniana Nasution, dan Nuraini dengan IPK di atas 3,82. Sementara dari Fakultas Syariah, nama-nama seperti Miftahul Qaulan Husni, Utri Oktavia, Delha Jelita, dan Nurul Ummi Khaira turut mencatatkan prestasi akademik yang kompetitif.
Selain prestasi akademik, UIN Imam Bonjol Padang juga menetapkan delapan wisudawan sebagai Bintang Aktivis Kampus 2026. Mereka adalah Danta Dwi Putra, Fauzi Aulia Akbar, Ahmad Zakri, Aidil Saputra, As-Syifa Salsabila Ramadhani, Yossi Febrian, Gita Putri, dan Karen Karista.
Penetapan tersebut didasarkan pada keaktifan mahasiswa dalam kegiatan organisasi dan kemahasiswaan selama masa studi. Sebagian dari mereka meraih predikat pujian, sementara lainnya memperoleh yudisium sangat memuaskan.
Dalam sambutannya, Martin Kustati menyampaikan bahwa capaian para wisudawan merupakan hasil dari proses pendidikan yang telah dijalani dengan baik. Ia menekankan pentingnya peran lulusan sebagai pemimpin pemikiran di tengah tantangan zaman.
Ia juga menyampaikan tiga pesan utama kepada para lulusan. Pertama, menjadi pribadi yang terdepan dalam gagasan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kedua, menjadi insan yang inspiratif dalam berkreasi dan berinovasi di tengah disrupsi teknologi. Ketiga, menjaga keteladanan dengan akhlak yang kuat di tengah krisis integritas moral.
“Di tengah dunia yang sedang dijangkiti krisis integritas moral, jadilah pemimpin yang tawadhu. Jadilah kompas yang tidak mudah bergeser meski digoda pragmatisme duniawi,” katanya.
Rektor juga mengajak para wisudawan untuk terus berkarya dan mampu menyeimbangkan antara cita-cita dan realitas kehidupan. Ia berharap para lulusan dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga, almamater, dan masyarakat.
Pada Wisuda ke-95 ini, total wisudawan dan wisudawati UIN Imam Bonjol Padang mencapai 1.001 orang.
















