“Karena jaraknya jauh, mereka baru sampai dan meminta bantuan sekitar pukul sepuluh malam. Setelah itu, petugas bersama keluarga korban melakukan evakuasi,” tutur Andreanaldo.
Ia menyebut empat orang ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun longsor. Keempatnya adalah Rafli Irfan, warga Jorong Sariak Taba, Nagari Lubuk Gadang; Defriadi, warga Jorong Kampung Dalam, Nagari Lubuk Gadang Utara; serta Zulpad Rianto dan Firmandani, warga Jorong Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur.
Andreanaldo menegaskan bahwa para korban melakukan pendulangan emas secara manual tanpa menggunakan ekskavator.
“Kadang masyarakat mendulang secara bersamaan atau berkelompok masuk ke dalam hutan atau tempat lain yang jauh dari rumah. Mereka bisa berada di sana beberapa hari dan baru pulang,” ucapnya.


















