Kabarminang – Kemacetan panjang melumpuhkan Jalan Lintas Sumatera rute Bukittinggi-Medan, tepatnya dari Kilometer 8 hingga Kilometer 16, mulai dari kawasan Balcon Hotel hingga Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (9/10/2026).
Antrean kendaraan dilaporkan mengular sejak Jumat pagi hingga sore. Berdasarkan pantauan langsung Sumbarkita di lokasi, hingga pukul 16.00 WIB, arus lalu lintas di jalur penghubung antarprovinsi tersebut belum menunjukkan tanda-tanda kembali normal.
Seorang penambang pasir yang berada di sekitar tikungan lokasi kejadian mengatakan, kemacetan bermula ketika sebuah truk bermuatan berat tidak mampu menanjak di salah satu titik tanjakan jalan tersebut.
“Meskipun truk yang sempat mogok sudah berhasil dievakuasi, arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera ini tetap melumpuh total hingga sore hari,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang sempit dan tingginya volume kendaraan membuat antrean sulit diurai. Kemacetan semakin parah akibat ulah sejumlah pengemudi mobil yang nekat menerobos jalur kanan untuk mendahului kendaraan lain.
Situasi di lapangan juga diperburuk oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Permukaan aspal yang licin, ditambah pekerjaan perbaikan jalan yang masih berlangsung, membuat arus kendaraan semakin sulit bergerak.
Berdasarkan pantauan Sumbarkita, kendaraan roda empat dari arah Bukittinggi maupun Medan nyaris tidak bergerak karena terjebak dalam antrean panjang. Di lokasi, pengaturan lalu lintas terlihat hanya dilakukan oleh seorang personel Bhabinkamtibmas dari Polsek Palupuh.
Sementara itu, pengendara sepeda motor masih bisa melewati kemacetan dengan menyelinap di antara celah kendaraan. Meski demikian, perjalanan tetap memakan waktu lama, bahkan hingga sekitar satu jam untuk keluar dari antrean.


















