Selasa, November 3, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

20 Tahun Terpisah, Dewi Akhirnya Temukan Kabar Ayahnya di Sumbar

Muhammad Okta Ilvan
Kamis, 17 September 2026 | 20:36
in Kabar Sumbar
Dewi Rachmawati (23), warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih berupaya menemukan ayah kandungnya, Pendri, yang kehilangan kontak dengan keluarga sejak Desember 2004.

Dewi Rachmawati (23), warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih berupaya menemukan ayah kandungnya, Pendri, yang kehilangan kontak dengan keluarga sejak Desember 2004.

Share on FacebookShare on Twitter

“Bagi kami sekarang mengetahui keberadaan serta kondisi ayah sudah lebih dari cukup,” ujar Dewi.

Kabar tersebut menjadi kelegaan bagi Dewi dan keluarganya setelah lebih dari dua dekade hidup tanpa kepastian mengenai keberadaan Pendri.

“Alhamdulillah sudah lega setelah mendengar kondisinya. Saya dan keluarga sudah menepati janji kami di awal,” ungkap Dewi.

Meski demikian, kepastian tersebut tidak menghapus kerinduan Dewi kepada ayahnya. Ia masih berharap dapat bertemu secara langsung dengan Pendri setelah lebih dari 20 tahun terpisah.

Untuk sementara, Dewi memilih membangun komunikasi melalui sambungan telepon. Ia mengaku belum memiliki biaya untuk datang langsung ke Sumatera Barat sehingga berencana menabung sembari menunggu situasi yang memungkinkan.

“Karena saya ingin bertemu dan belum ada biaya, untuk sekarang berkabar dulu lewat telepon. Sambil menabung dulu, apabila keluarga barunya memperbolehkan saya menemuinya,” tuturnya.

Dewi juga memahami kondisi kesehatan ayahnya yang disebut masih rentan. Berdasarkan informasi dari keluarga, kabar mengenai dirinya kepada Pendri disampaikan secara perlahan karena dikhawatirkan dapat memicu kembali gangguan kesehatan yang dialaminya.

“Kalau keluarga dari ayah, masih memberitahukan saya kepada beliau dengan pelan-pelan, takut kambuh lagi sakitnya,” kata Dewi.

Terpisah Sejak Dewi Berusia Satu Tahun

Sebelumnya, Dewi mencari Pendri yang kehilangan kontak dengan keluarga sejak Desember 2004. Saat komunikasi terakhir terputus, Dewi masih berusia sekitar satu tahun.

Menurut cerita yang diterimanya dari sang ibu, Pendri meninggalkan rumah dalam kondisi sakit. Saat itu, keluarganya meyakini Pendri harus pergi ke suatu tempat di Sumatera Barat untuk menjalani pengobatan.

“Menurut ibu saya, ayah pergi dalam keadaan sakit. Katanya, sakitnya itu hanya bisa disembuhkan di sana,” ujar Dewi kepada Sumbarkita, Rabu (16/9/2026).

Dalam perjalanan tersebut, Pendri disebut didampingi pamannya, yakni saudara laki-laki dari ayahnya. Setelah itu, komunikasi dengan keluarga perlahan terputus dan keberadaannya tidak lagi diketahui.

Keluarga sempat menduga Pendri menjadi salah satu korban tsunami karena waktu kepergiannya berdekatan dengan bencana tsunami Aceh pada akhir 2004. Namun, dugaan tersebut tidak pernah mendapatkan kepastian maupun bukti yang mengonfirmasinya.

“Dulu ibu saya berpikir mungkin ayah terkena bencana tsunami karena waktunya bertepatan. Saya percaya begitu saja,” katanya.

Seiring waktu, Dewi kembali membuka kemungkinan bahwa ayahnya masih hidup. Ia kemudian melakukan pencarian melalui media sosial dan pemberitaan. Keterbatasan biaya membuatnya belum mampu datang langsung ke Sumatera Barat.

Salah satu petunjuk yang dimiliki Dewi adalah informasi bahwa Pendri pernah kembali ke kampung halaman keluarganya di Sumatera Barat. Keluarga juga pernah menerima surat melalui pos yang menjadi salah satu komunikasi terakhir sebelum hubungan mereka benar-benar terputus.

Dalam pencarian itu, Dewi memperoleh informasi mengenai Elimarni yang disebut sebagai ibu Pendri. Nama tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk bagi Dewi untuk menelusuri keluarga besar ayahnya di Sumatera Barat.

Kini, setelah mengetahui Pendri masih hidup, Dewi tidak lagi mencari kepastian mengenai keberadaan ayahnya. Ia hanya berharap dapat perlahan membangun kembali komunikasi dan suatu hari bertemu langsung.

Bagi Dewi, pertemuan tersebut bukan tentang mengubah kehidupan ayahnya saat ini, melainkan menjadi kesempatan untuk mempertemukan kembali hubungan ayah dan anak yang terpisah selama lebih dari 20 tahun.


halaman 2 dari 2
Prev12
Tags: : Dewi RachmawatiKabupaten SolokkeluargaMalangNagari Cupakpencarian ayahPendriSumatera BaratSumbarkita
ShareTweetPin

Berita Terkait

Wali Kota Pariaman Tinjau Seleksi Calon Atlet Drum Band Sumbar untuk Kejurnas 2026

Wali Kota Pariaman Tinjau Seleksi Calon Atlet Drum Band Sumbar untuk Kejurnas 2026

3 November 2026
Yota Balad Apresiasi Suksesnya MTQ Kota Pariaman 2026 Setelah Vakum 8 Tahun, Pariaman Tengah Raih Juara Umum

Yota Balad Apresiasi Suksesnya MTQ Kota Pariaman 2026 Setelah Vakum 8 Tahun, Pariaman Tengah Raih Juara Umum

3 November 2026
840 Guru Keagamaan dan Garin di Bukittinggi Terima Insentif Triwulan III 2026

840 Guru Keagamaan dan Garin di Bukittinggi Terima Insentif Triwulan III 2026

2 November 2026
Warga Hadang Truk Angkut Sampah di Lima Puluh Kota, Protes Tumpukan Sampah Tutupi Jalan

Warga Hadang Truk Angkut Sampah di Lima Puluh Kota, Protes Tumpukan Sampah Tutupi Jalan

2 November 2026
Kecelakaan Odong-Odong Berulang di Pesisir Selatan, Regulasi dan Izin Dipertanyakan

Kecelakaan Odong-Odong Berulang di Pesisir Selatan, Regulasi dan Izin Dipertanyakan

2 November 2026
Pemkab Dharmasraya Salurkan Bantuan Peremajaan Sawit Rakyat Rp13,4 Miliar untuk 3 Kelompok Tani

Pemkab Dharmasraya Salurkan Bantuan Peremajaan Sawit Rakyat Rp13,4 Miliar untuk 3 Kelompok Tani

2 November 2026
Next Post
Warga Binaan Kasus Pengeroyokan Kabur dari Lapas Pariaman, Petugas Lakukan Pencarian

Warga Binaan Kasus Pengeroyokan Kabur dari Lapas Pariaman, Petugas Lakukan Pencarian

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Sepasang Kekasih di Sijunjung Digerebek Warga, Pria 18 Tahun Bersembunyi di Bawah Kasur

Sepasang Kekasih di Sijunjung Digerebek Warga, Pria 18 Tahun Bersembunyi di Bawah Kasur

1 November 2026

Tidur Bertiga Seranjang, Pria di Agam Setubuhi Anak Kandung Saat Istri Terlelap

Tidur Bertiga Seranjang, Pria di Agam Setubuhi Anak Kandung Saat Istri Terlelap

30 Oktober 2026

Pria di Agam Ditangkap karena Setubuhi Anak Kandung dan Anak Tiri, Korban Siswi SD dan SMP

Pria di Agam Ditangkap karena Setubuhi Anak Kandung dan Anak Tiri, Korban Siswi SD dan SMP

29 Oktober 2026

Jatuh dari Lantai Tiga Gedung Kampus, Dosen Poltekkes Padang Dirawat Intensif

Pasien BPJS Adukan Pelayanan RSUP M Djamil Padang ke Ombudsman, Soroti Keselamatan Pasien

27 Oktober 2026

Butuh Uang Bayar Kos, PSK di Tanah Datar Minta Carikan Pelanggan, Muncikarinya Ditangkap

Butuh Uang Bayar Kos, PSK di Tanah Datar Minta Carikan Pelanggan, Muncikarinya Ditangkap

1 November 2026

Hendak Mendahului Truk, Pemotor di Pasaman Barat Tewas Usai Tabrakan dengan Motor Lain

Hendak Mendahului Truk, Pemotor di Pasaman Barat Tewas Usai Tabrakan dengan Motor Lain

1 November 2026

Jual Biosolar Subsidi, 5 Orang di Tanah Datar Ditangkap, 1 Pelaku Berstatus PPPK Paruh Waktu

Jual Biosolar Subsidi, 5 Orang di Tanah Datar Ditangkap, 1 Pelaku Berstatus PPPK Paruh Waktu

27 Oktober 2026

Berita Terkini

Lahan Terbengkalai Disulap Jadi Kebun Cabai, Petani Pariaman Tuai Apresiasi

Daya Beli Petani Sumbar Naik Tipis, Hortikultura Paling Diuntungkan

3 November 2026

Wali Kota Pariaman Tinjau Seleksi Calon Atlet Drum Band Sumbar untuk Kejurnas 2026

Wali Kota Pariaman Tinjau Seleksi Calon Atlet Drum Band Sumbar untuk Kejurnas 2026

3 November 2026

Yota Balad Apresiasi Suksesnya MTQ Kota Pariaman 2026 Setelah Vakum 8 Tahun, Pariaman Tengah Raih Juara Umum

Yota Balad Apresiasi Suksesnya MTQ Kota Pariaman 2026 Setelah Vakum 8 Tahun, Pariaman Tengah Raih Juara Umum

3 November 2026

Rumah Lansia di Tanah Datar Dibobol Maling, Uang dan Emas Senilai Rp45 Juta Raib

Rumah Lansia di Tanah Datar Dibobol Maling, Uang dan Emas Senilai Rp45 Juta Raib

2 November 2026

840 Guru Keagamaan dan Garin di Bukittinggi Terima Insentif Triwulan III 2026

840 Guru Keagamaan dan Garin di Bukittinggi Terima Insentif Triwulan III 2026

2 November 2026

Warga Hadang Truk Angkut Sampah di Lima Puluh Kota, Protes Tumpukan Sampah Tutupi Jalan

Warga Hadang Truk Angkut Sampah di Lima Puluh Kota, Protes Tumpukan Sampah Tutupi Jalan

2 November 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.