Kabarminang — Warga Nagari Alahan Nan Tigo dan Nagari Lubuk Besar di Kecamatan Asam Jujuhan “merayakan” hari ulang tahun (HUT) Dharmasraya ke-22 yang jatuh pada 7 Januari dengan memperbaiki Jalan Bukit Hujan yang rusak parah. Mereka beriuran secara swadaya dan mengumpulkan dana untuk memperbaiki jalan yang merupakan akses utama penghubung antarnagari tersebut.
Mereka menggalang dana setelah jalan tersebut viral di media sosial. Jalan itu berlumpur dan licin sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Tokoh Muda Asam Jujuhan, Syukri, mengatakan bahwa sejak beberapa hari yang lalu hingga Sabtu (10/1/2026) dana terkumpul mencapai sekitar Rp11 juta, yang berasal dari ratusan orang. Ia mengatakan bahwa penggalangan dana itu merupakan aksi awal masyarakat agar pembangunan akses vital di wilayah pinggiran mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Kami masyarakat memulai perbaikan jalan ini demi melindungi nyawa cucu kemenakan kami, tentunya sembari menagih janji Annisa waktu kampanye di Asam Jujuhan dulu sebagai calon bupati,” ujar Syukri kepada Kabarminang.com pada Sabtu (10/1/2026).
Syukri menyebut bahwa aksi swadaya itu dinilai warga sebagai ironi pada momentum HUT Dharmasraya ke-22. Saat perayaan usia daerah digelar, katanya, akses vital masyarakat pinggiran justru masih rusak parah dan belum tersentuh perbaikan menyeluruh.
“Masyarakat yang mau menyumbang perbaikan jalan ini bisa kirimkan donasi ke rekening BRI atas nama M. Sariyadi Sandra dengan nomor 804601006642531,” ucapnya.
Menurut Syukri, iuran warga yang terkumpul digunakan untuk perbaikan Jalan Bukit Hujan.
Syukri menyayangkan Bupati Dharmasraya, Annisa, mementingkan anggaran ratusan juta Rupiah untuk mengadakan bimbingan teknis (bimtek) di luar daerah daripada anggaran perbaikan jalan masyarakat yang merupakan janjinya waktu kampanye sebagai calon bupati.
















