Kabarminang – Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, mengingatkan relawan pemadam kebakaran agar mengutamakan keselamatan diri saat menghadapi situasi darurat. Relawan juga diminta memahami langkah pencegahan dan penanganan awal kebakaran sesuai kemampuan serta kondisi di lapangan.
Pesan itu disampaikan Hendri saat membuka kegiatan Pembentukan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kota Padang Panjang 2026 di Aula Lantai 1 Hotel Aulia, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung hingga Jumat (30/10/2026) dan diikuti 24 peserta yang merupakan perwakilan dari kelurahan di Kota Padang Panjang.
Pada kesempatan itu, Hendri juga mengapresiasi kepedulian para relawan yang bersedia mengabdikan diri untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman kebakaran. Menurutnya, relawan memiliki peran penting dalam memberikan informasi dan melakukan langkah awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Di sinilah peran relawan. Sambil menunggu petugas Damkar datang, relawan bisa melakukan langkah awal sesuai kemampuan dan kondisi yang aman, agar api tidak semakin membesar,” ujarnya.
Ia mengatakan, relawan perlu memahami upaya pencegahan kebakaran, prosedur penanganan awal, serta batas kemampuan saat bertindak di lapangan. Pemahaman tersebut diperlukan agar relawan dapat membantu penanganan kebakaran tanpa mengabaikan keselamatan diri.
Selain itu, Hendri meminta koordinasi antara relawan, pemerintah kelurahan, masyarakat, dan petugas pemadam kebakaran diperkuat. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mendukung penanganan kebakaran secara efektif.
Hendri juga mengingatkan bahwa semangat membantu sesama harus disertai pemahaman terhadap risiko dan prosedur keselamatan.
“Berjuanglah untuk kemanusiaan, tetapi keselamatan tetap yang utama. Niatkan pengabdian ini dengan keikhlasan dan kepedulian,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Padang Panjang, Marjulas Sabri, mengatakan kegiatan pembentukan dan pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan relawan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.





















