Kabarminang – Seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Resi Friska Ayuni (34), dilaporkan terjatuh dari kendaraan saat hendak berangkat mengajar ke SDN 05 Koto Bangun, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Resi diketahui berangkat dari kediamannya di Nagari Galugua menuju sekolah tempatnya mengajar. Jarak antara kediaman Resi dengan sekolah tersebut diperkirakan mencapai 36 kilometer.
Penjabat (Pj) Wali Nagari Galugua, Hairil, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, hingga Sabtu (5/9/2026), pihaknya masih menggali informasi untuk mengetahui kronologi dan waktu pasti kejadian.
“Untuk kronologi kejadiannya kami belum mengetahui secara pasti. Kami masih menggali informasi terkait kejadian tersebut,” kata Hairil kepada Sumbarkita, Sabtu (5/9/2026).
Berdasarkan informasi sementara yang diterima Hairil, Resi mengalami patah tulang pada tangan sebelah kiri akibat terjatuh dari kendaraannya. Korban kemudian dilarikan ke salah satu rumah sakit di Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis.
Hairil mengaku belum sempat mendatangi kediaman korban untuk memperoleh informasi lebih lanjut. Ia mengatakan biasanya rutin mengunjungi wilayah tersebut, namun dalam beberapa hari terakhir masih dalam suasana berkabung.
“Saya belum sempat ke rumah korban. Saya biasanya rutin ke sana cuma satu atau dua hari dalam seminggu dan kebetulan minggu ini saya juga masih sedang berkabung,” ujarnya.
Menurut Hairil, pemerintah nagari masih berupaya mengumpulkan informasi mengenai kejadian tersebut.
















