Warga Soroti Kondisi Jalan
Di sisi lain, warga setempat berharap kondisi akses jalan di kawasan Nagari Galugua mendapat perhatian pemerintah daerah. Mereka meminta sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan segera diperbaiki.
Hairil mengatakan, jarak tempuh sekitar 36 kilometer dari Galugua menuju Koto Bangun menjadi perhatian, terlebih kondisi medan jalan di sejumlah titik dinilai cukup membahayakan.
“Warga berharap jalan segera diperbaiki dan juga berharap kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota untuk mempertimbangkan penempatan guru tersebut karena dari Nagari Galugua ke Koto Bangun jaraknya cukup jauh lebih kurang 36 km, ditambah dengan medan jalan yang cukup membahayakan karena rusak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi jalan di kawasan Galugua cukup beragam. Sejumlah ruas masih berupa jalan tanah, sedangkan ruas lainnya telah diaspal atau menggunakan rabat beton.
Meski sebagian ruas telah mengalami pengerasan, masih terdapat sejumlah titik yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan.
“Sebenarnya kondisinya sudah lama juga. Karena arah ke Galugua masih banyak titik yang perlu diaspal atau dirabat, sementara anggarannya kan tidak setiap tahun ada,” katanya.
Hairil menambahkan, pemerintah nagari masih menggali informasi terkait kondisi yang dialami Resi.
















