Novrial mengatakan Disperindag Sumatera Barat menetapkan jengkol sebagai salah satu dari tiga komoditas baru yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai andalan ekspor daerah.
Dari tiga komoditas tersebut, lidi kelapa sawit menempati urutan pertama sebagai komoditas yang paling banyak dicari pembeli luar negeri. Posisi kedua ditempati pisang batu asal Kepulauan Mentawai yang telah lebih dahulu menembus pasar ekspor ke Malaysia, sedangkan jengkol berada di urutan ketiga.
“Kami mengidentifikasi jengkol bersama lidi sawit dan pisang batu sebagai komoditas baru yang memiliki peluang pasar sangat menjanjikan di luar negeri,” imbuhnya.





















