Visi Global dan Lulusan Siap Kerja
Dalam pengembangan akademik, STIKes Indonesia mengusung visi melahirkan tenaga kesehatan yang profesional, kompetitif, dan berdaya saing global.
Untuk bidang K3, jumlah alumni STIKes Indonesia telah mencapai lebih dari 10 ribu orang. Para lulusan tersebut bekerja di berbagai sektor strategis, seperti oil and gas, pertambangan, dan kontraktor, termasuk perusahaan multinasional.
Sementara itu, lulusan keperawatan STIKes Indonesia telah bekerja di dalam dan luar negeri, antara lain di Malaysia, Arab Saudi, Jepang, serta berbagai daerah di Indonesia sebagai ASN, dosen, dan tenaga pelayanan kesehatan.
“Kami tidak hanya menyiapkan lulusan untuk lulus, tetapi memastikan mereka siap bekerja dan benar-benar terserap di dunia kerja,” ujar Budhi.
Kekuatan SDM dan Dosen
STIKes Indonesia saat ini didukung oleh 37 dosen, termasuk satu profesor tetap, Profesor Jasmi, serta sejumlah dosen bergelar doktor. Selain itu, terdapat dosen yang sedang menempuh dan mempersiapkan studi doktoral (S3).
“Kami terus mendorong dosen untuk melanjutkan pendidikan hingga S3 dan meraih jabatan profesor,” kata Budhi.
Program Studi dan Unggulan K3
Untuk Tahun Ajaran Baru, STIKes Indonesia membuka penerimaan mahasiswa pada empat program studi. Di antaranya S1 Keperawatan dan Profesi Ners, S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), D3 Kebidanan, dan S1 Informatika Medis.
Program K3 menjadi unggulan utama STIKes Indonesia. Budhi menyebut, meskipun saat ini sudah ada kampus lain yang membuka program K3 di Sumatera Barat, STIKes Indonesia merupakan pelopor.
“Banyak lulusan kami direkrut langsung oleh alumni senior yang bekerja di perusahaan besar seperti Chevron, Pertamina, dan perusahaan tambang,” ujarnya.
Pembelajaran Berbasis Praktik dan Industri
Pendekatan pembelajaran di STIKes Indonesia mengombinasikan teori di kelas dan praktik lapangan.
Mahasiswa K3 menjalani magang industri selama tiga bulan, sementara mahasiswa keperawatan dan kebidanan melaksanakan praktik di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan masyarakat. Untuk mahasiswa profesi keperawatan, praktik dilakukan penuh selama satu tahun.
Program Penunjang dan Fasilitas
Mahasiswa STIKes Indonesia juga dibekali berbagai pelatihan bersertifikat, seperti First Aid, BTCLS, dan pelatihan alat uji keselamatan kerja.
Kampus menyediakan fasilitas penunjang berupa ruang kelas nyaman, laboratorium, perpustakaan, laboratorium komputer, serta laboratorium OSCE berbasis mini hospital.
Jejaring Kerja Sama Nasional dan Internasional
Dalam mendukung penyaluran lulusan, STIKes Indonesia menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk UPTD K3, Semen Padang, PLN, Pertamina, serta perusahaan tambang dan perkebunan.
Di tingkat internasional, kerja sama dilakukan dengan institusi di Taiwan dan Malaysia, serta dengan BP3MI untuk penempatan lulusan perawat dan bidan ke Jepang dan Jerman.
















