Kabarminang – Misteri hilangnya Epi Yulia Susanti (52), korban banjir bandang di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, mulai mengarah pada kejelasan. Rabu (17/12/2025) pagi, warga menemukan sesosok mayat perempuan di tepian Sungai Batang Anai, tepatnya di Korong Pasar Kandang, Nagari Balah Hilir, Kecamatan Lubuk Alung.
Kapolsek Lubuk Alung, Iptu Riky Vrama Putra, mengatakan jasad tersebut ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB dalam kondisi tertimbun pasir, tanah, serta tumpukan ranting kayu di pinggir aliran sungai.
“Mayat ditemukan di tepian Sungai Batang Anai dalam kondisi tertutup pasir dan ranting. Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara,” kata Iptu Riky.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan, korban mengenakan celana legging. Di sekitar jasad juga ditemukan mantel hujan berwarna kuning.
“Berdasarkan ciri-ciri awal dan lokasi penemuan, korban diduga adalah Epi Yulia Susanti yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir bandang. Namun, untuk memastikan identitasnya, kami masih menunggu hasil identifikasi resmi dari rumah sakit,” ujarnya.
Iptu Riky menjelaskan, proses evakuasi jenazah dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Lubuk Alung, Basarnas, unsur TNI AL, tenaga kesehatan, serta dibantu relawan masyarakat. Evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 12.30 WIB dan berjalan lancar.
“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Lubuk Alung ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan pemeriksaan medis dan proses identifikasi lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini pihak kepolisian belum menetapkan identitas jenazah secara resmi dan meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi.
“Kami mengimbau masyarakat agar menunggu informasi resmi. Kepastian identitas korban akan disampaikan setelah hasil pemeriksaan dari rumah sakit keluar,” tegas Kapolsek.
Sebagaimana diketahui, Epi Yulia Susanti dilaporkan hilang sejak banjir bandang dan longsor melanda wilayah Padang Pariaman pada akhir November 2025 lalu. Saat kejadian, korban bersama anaknya melintasi Jembatan Koto Buruak, Lubuk Alung, yang ambruk akibat derasnya arus sungai. Sang anak berhasil menyelamatkan diri, sementara Epi terseret arus dan dinyatakan hilang hingga penemuan jasad perempuan di Sungai Batang Anai.















