Melihat hal itu, sejumlah rekan Fadil yang berada di lokasi luar gerbang segera bergerak menghidupkan kendaraan mereka. Mereka membuntuti mobil kejaksaan tersebut dari belakang untuk memastikan Fadil benar-benar diantarkan pulang dengan aman.
Sementara itu, Dzikry menyebut bahwa pihak aliansi OKP belum bisa memberikan ruang bagi media untuk mewawancarai Fadil secara langsung mengenai detail interogasi. Ia mengatakan bahwa kondisi psikologis anggotanya tersebut dilaporkan belum stabil setelah menjalani proses pemeriksaan yang cukup panjang.
“Fadil belum bisa diwawancarai malam ini karena kondisi mentalnya belum siap. Kami fokus menyelesaikan perkara ini dulu, nanti kami pasti akan memberikan keterangan resmi lebih lanjut,” tutur Dzikry.
Hingga berita ini diturunkan, Kejati Sumbar belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan alasan penjemputan dan penutupan akses bagi jurnalis. Gerbang utama kantor kejaksaan masih tertutup rapat dan dijaga ketat oleh petugas keamanan.
Pantauan di lokasi pada Minggu malam menunjukkan pengamanan di sekitar gedung Kejati Sumbar diperketat. Sejumlah wartawan yang datang untuk meliput perkembangan pemeriksaan belum diperkenankan masuk oleh petugas dan terpaksa menunggu di luar gerbang.















